Car Free Day Pontianak, Warga Jadikan Ruang Rekreasi, Olahraga, dan Silaturahmi

Car Free Day Pontianak, Warga Jadikan Ruang Rekreasi, Olahraga, dan Silaturahmi
Kakorwilnus IX Kalbar Kepala Stasiun LPP RRI Pontianak Feriwidodo ikut beropah raga di Car Free Day Pontianak . Foto : Apolo.

Spektroom – Setiap Minggu pagi, ribuan warga Pontianak tumpah ruah di Jalan Ahmad Yani. Sejak pukul 06.00 WIB, kawasan itu berubah menjadi ruang publik tanpa kendaraan bermotor. Tak ketinggalan Kakorwilnus IX LPP RRI Kalbar Feriwidodo ikut menjajal ruas jalan Ahmad Yani yg menjadi area Car free Day . Minggu ( 09/11/2025)

Suasana ramai, penuh semangat dan tawa, menjadi pemandangan khas saat car free day berlangsung. Bagi banyak warga, kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga momen untuk melepaskan penat setelah sepekan bekerja.

Rute sepanjang 2,6 kilometer di jalur kiri dari arah Bundaran Bambu Runcing itu dipadati oleh pejalan kaki, pesepeda, hingga komunitas senam. Ada pula pedagang kecil yang memanfaatkan momen tersebut untuk mencari rezeki.

Satu di antara pengunjung setia ialah Nindi, mahasiswi berusia 19 tahun. Ia mengaku selalu datang bersama teman-temannya setiap akhir pekan.

Menurutnya, car free day memberi banyak manfaat, mulai dari menjaga kebugaran hingga memperkuat interaksi sosial antarwarga.

“Membantu juga bagi masyarakat untuk menjual usaha kecil-kecilan, terus membantu juga untuk masyarakat olahraga. Banyak sih manfaatnya nggak cuma buat olahraga gitu, tapi juga untuk rekreasi,” ujar Nindi saat ditemui di kawasan Jalan Ahmad Yani.

Bagi Nindi, suasana car free day yang teduh dan tertata membuat kegiatan olahraga terasa menyenangkan. Trotoar yang rindang dan udara pagi yang segar menjadi nilai tambah bagi warga yang datang bersama keluarga. Ia menilai kegiatan ini mampu meningkatkan imunitas tubuh sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat kota.

“Tempatnya pun juga ada trotoarnya adem, nyaman dan asri. Apalagi kan matahari di pagi itu lagi sehat-sehatnya,” tambahnya.

Selain berolahraga, banyak warga memanfaatkan car free day untuk bersilaturahmi dan memperluas relasi. Tak jarang, pengunjung menemukan teman baru atau bergabung dengan komunitas olahraga.

Di sisi lain, kawasan ini juga menjadi ruang hidup bagi pelaku UMKM lokal yang menjajakan kuliner, minuman sehat, dan produk kreatif.

Nindi berharap masyarakat terus menjaga kebersihan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung agar semua merasa nyaman. Ia optimis, jika kebiasaan berolahraga rutin terus ditumbuhkan, maka warga Pontianak akan menjadi masyarakat yang lebih sehat dan produktif.

“Kalau aktivitas seperti ini terus berjalan, masyarakat bisa lebih sehat. Itu penting banget buat wujudkan sumber daya manusia yang kuat menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Dengan semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat, car free day di Pontianak kini menjadi simbol kota yang aktif, ramah, dan penuh energi positif.

Berita terkait