Cegah Dampak Cuaca Ekstrem, Mulai Hari ini Siswa DKI Jakarta Belajar Dari Rumah
Spektroom - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 106 rukun tetangga (RT) dan 14 ruas jalan tergenang dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 65 sentimeter akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak Kamis (22/1/2026) malam hingga Jumat (23/1/2026) pagi.
Merespons kondisi cuaca ekstrem yang membahayakan pelajar, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta akhirnya mengambil langkah tegas seluruh sekolah di Ibu Kota menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai hari ini
Berdasarkan surat edaran Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta melalui Kepala Sekolah SDN 01 Pondok Bambu, Jakarta Timur, Nisa Supriani.S.Pd, dalam Grup wa Wali Murid di share bahwa Disdik menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 tentang pelaksanaan pembelajaran akibat cuaca ekstrem, menganjurkan kegiatan belajar mengajar (KBM) jarak jauh terhitung mulai tanggal 23 hingga 28 Januari 2026.
Kebijakan ini diberlakukan sebagai langkah menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda Jakarta.
Selain itu, sekolah diinstruksikan menyediakan alternatif pembelajaran apabila ditemukan kendala teknis dengan tetap berkoordinasi bersama Suku Dinas Pendidikan atau Dinas Pendidikan.
Disdik DKI juga mewajibkan setiap kepala satuan pendidikan untuk membangun komunikasi yang intensif dengan orang tua atau wali murid. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh warga satuan pendidikan memahami mekanisme pelaksanaan PJJ yang tengah berjala
Sebelumnya, hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi Kamis (22/1/2026) pagi menyebabkan saluran air meluap hingga menggenangi Jalan Raya Srengseng termasuk SDN 05.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersama aparatur Kelurahan Srengseng mengevakuasi seratusan pelajar lantaran lingkungan SDN 05 Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat
"Evakuasi dilakukan dengan dua perahu berkapasitas lima orang. Siswa dievakuasi menuju dataran yang tidak tergenang banjir sejauh sekitar 100 meter dari sekolah" ujar Komandan Peleton Tim Reaksi Cepat (Danton TRC) BPBD Koordinator wilayah Jakarta Barat, Maulana, Kamis (22/1/2026)