Curah Hujan Tinggi Selama 2 Jam, Bandarlampung Dikepung Banjir

Curah Hujan Tinggi  Selama 2 Jam, Bandarlampung Dikepung Banjir
Gubernur Lampung pantau lokasi terdampak banjir di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, serta di Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Jumat (6/3/2026) malam. (Foto MirzaJihan FB).

Bandarlampung - Spektroom : Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat sore (6/3/2026) mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, genangan air terjadi di kawasan Teluk Betung Utara hingga wilayah Sukarame.

Di Kecamatan Teluk Betung Utara, air menggenangi jalan dengan ketinggian mencapai selutut orang dewasa. Meski demikian, kondisi lalu lintas tidak mengalami kemacetan parah.

Sontak, usai kegiatan di Mahan Agung Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal memantau lokasi terdampak banjir di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan (Perbatasan antara Kota Bandarlampung - Lampung Selatan) serta di Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Jumat (6/3/2026) malam.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal pantau banjir di Kecamatan Jati Agung (Foto: MirzaJihan FB).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi warga sekaligus melihat langsung dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Lampung.

Banjir terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi selama sekitar dua jam pada Jumat sore.

Air merendam banyak wilayah dan jalan di Kota Bandar Lampung, dengan ketinggian di beberapa titik mencapai setinggi pinggang orang dewasa. Data sementara mencatat terdapat sekitar 38 titik banjir di Bandar Lampung.

Sejumlah kecamatan yang terdampak antara lain Sukarame, Rajabasa, Kedaton, Kedamaian, Telukbetung, Tanjung Senang, dan Tanjungkarang Timur.

Selain itu, banjir juga terjadi di Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, bahkan ada warga yang sempat terjebak di rumah hingga harus dievakuasi oleh tim gabungan.

Di lokasi, Gubernur Mirza menyampaikan keprihatinan atas musibah yang terjadi serta memastikan pemerintah hadir untuk membantu warga terdampak.

"Pemprov Lampung terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, BPBD Bandarlampung, serta unsur terkait dalam penanganan darurat" ujar Gubernur Mirza.

Sementara Tim gabungan yang terdiri dari SAR, TNI, Polri, Damkar, dan relawan melakukan evakuasi warga di sejumlah lokasi terdampak.

Dilain pihak, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung juga telah mengeluarkan peringatan potensi hujan deras pada 6–8 Maret yang berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi.(@Ng).

Berita terkait

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Ambon-Spektroom : Kodam XV/Pattimura kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui penanaman pohon sukun secara masif. Kegiatan Launching Penanaman Sejuta Pohon Sukun ini digelar di kawasan Bukit Paralayang, Ambon, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan penanaman ini dilaksanakan serentak di jajaran Kodam XV/Pattimura. Acara

Eva Moenandar, Julianto
Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс