Dari Konflik ke Kepedulian : Kisah Pemulihan Sibenpopo–Banemo yang Mengajarkan Arti Kemanusiaan

Dari Konflik ke Kepedulian : Kisah Pemulihan Sibenpopo–Banemo yang Mengajarkan Arti Kemanusiaan
Kepala Kantor Kemenag Halmahera Tengah bersama jajaran saat menyerahkan bantuan kepada warga korban konflik antar desa (Foto:Kemenag Halteng)

Weda-Spektroom : Di balik luka akibat konflik yang sempat memanas antara dua desa, secercah harapan kini tumbuh di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Peristiwa tragis yang dipicu oleh kasus pembunuhan sempat memicu ketegangan antar warga, bahkan merembet pada konflik bernuansa agama yang berujung pada aksi pembakaran rumah di Desa Sibenpopo. Namun, situasi kini berangsur pulih dan masyarakat mulai menata kembali kehidupan dengan semangat damai.

Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan, Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Tengah turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak di Desa Sibenpopo dan Desa Banemo, Kamis (9/4/2026).

Bantuan tersebut disalurkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halteng, H. Hasyim H. Hamzah, didampingi oleh Kasubag Tata Usaha Ramli S.Ag bersama staf lainnya.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, air mineral, minyak kelapa, mi instan, perlengkapan mandi dan mencuci, serta pakaian bekas layak pakai.

Penyerahan bantuan dilakukan di posko Desa Sibenpopo dan diterima Yusril Talabudin selaku Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan, serta didampingi oleh Iliyas Hadad, Kasubag Umum dan Keuangan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah yang bertugas menjaga posko.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah warga. Selain itu, mereka mengunjungi gereja setempat dan menyaksikan kegiatan trauma healing bagi anak-anak yang terdampak konflik.

Kegiatan ini melibatkan tokoh agama Kristen, para pengajar sekolah minggu dari Jemaat GMIH Maranatha Weda, serta guru Pendidikan Agama Kristen, yang bersama-sama berupaya memulihkan kondisi psikologis anak-anak.

Kakan Kemenag H. Hasyim H. Hamzah menyampaikan pesan yang menyejukkan kepada masyarakat. Ia mengajak seluruh warga untuk tidak lagi terjebak dalam konflik, melainkan memperkuat persaudaraan dan kebersamaan.

"Peristiwa ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Jangan biarkan perbedaan menjadi pemicu perpecahan. Kita semua bersaudara, dan nilai kemanusiaan harus di atas segalanya. Mari kita jaga kedamaian yang sudah terbangun ini, serta saling menghormati antarumat beragama," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Kementerian Agama bukan hanya untuk memberikan bantuan materi, tetapi juga dukungan moral dan spiritual bagi masyarakat agar dapat bangkit dari trauma dan membangun kembali kehidupan yang harmonis.

Setelah dari Sibenpopo, rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Banemo untuk mengunjungi rumah duka almarhum Ustad Ali Daud. Di sana, Kakankemenag juga menyerahkan santunan dan bantuan sembako sebagai bentuk empati kepada keluarga yang ditinggalkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa konflik, sekecil apa pun pemicunya, dapat berdampak besar jika tidak dikelola dengan bijak. Namun di sisi lain, kejadian ini juga menunjukkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam memulihkan keadaan.

Kini, dengan upaya bersama dari berbagai pihak, kedua desa yang sempat berseteru telah kembali damai. Harapannya, tragedi ini menjadi pelajaran berharga agar masyarakat semakin menjunjung tinggi toleransi, menjaga persatuan, dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan.

Berita terkait

Dinas Pariwisata Kepri Punya Sejumlah Agenda Wisata di Bulan Agustus 2026, Dorong Pergerakan Wisatawan

Dinas Pariwisata Kepri Punya Sejumlah Agenda Wisata di Bulan Agustus 2026, Dorong Pergerakan Wisatawan

Tanjungpinang-Spektroom : Sejumlah Agenda Wisata yang dipersiapkan Dinas Pariwisata Kepulauan Riau (Kepri), pelaksanaannya bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota, Pelaku Industri, maupun mitra Penyelenggara wisata. Kalender kegiatan wisata, budaya, olahraga, dan ekonomi kreatif berlangsung sepanjang Agustus 2026 di sejumlah daerah di Kepri sebagai bagian dari upaya memperkuat daya tarik destinasi sekaligus

Desmawati, Rafles
Bupati Harno Buka Rembang Expo 2026, Jadi Ajang Promosi Produk Unggulan dan Penggerak UMKM

Bupati Harno Buka Rembang Expo 2026, Jadi Ajang Promosi Produk Unggulan dan Penggerak UMKM

Rembang_Spektroom: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang kembali menghadirkan Rembang Expo 2026 sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang. Kegiatan yang digelar di Gedung Balai Kartini Rembang itu resmi dibuka Bupati Rembang H. Harno, Jumat malam (31/7/2026). Selain menghadirkan ratusan stan pameran, penyelenggara menghadirkan wahana dinosaurus

Sigit Budi Riyanto
ссс