Dari Mobil Pick-Up ke Mobil Siaga, Harapan Baru Warga Kalibagor
Purwokerto-Spektroom: Pagi itu, halaman Pendopo Si Panji Purwokerto tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara deretan pejabat daerah dan tamu undangan, sebuah kendaraan berwarna biru, menjadi pusat perhatian.
Bukan kendaraan mewah, melainkan satu unit mobil siaga desa yang bagi warga Kalibagor memiliki arti jauh lebih besar daripada sekadar alat transportasi.
Kamis (7/5/2026), Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono didampingi Direktur Utama PT BPR BKK Purwokerto Sugeng Prijono menyerahkan mobil siaga bantuan CSR kepada Pemerintah Desa Kalibagor.
Bagi sebagian orang, satu unit mobil mungkin terlihat biasa. Namun bagi masyarakat Kalibagor, kendaraan itu adalah jawaban atas kebutuhan yang selama ini sangat dirasakan, terutama saat menghadapi situasi darurat.
Slamet Riyanto, kepala desa Kalibagor, mengenang bagaimana selama ini warganya kerap menggunakan mobil bak terbuka untuk mengantar orang sakit, kebutuhan sosial, hingga kondisi kedaruratan lainnya.
Pemandangan warga sakit dibawa menggunakan kendaraan pick-up menjadi hal yang tak asing di desa tersebut.
“Kasihan kalau ada warga sakit harus dibawa pakai mobil bak terbuka. Tapi selama ini memang itu yang kami punya,” ungkapnya.
Kini, keadaan itu perlahan berubah. Mobil siaga yang diterima desa diharapkan menjadi fasilitas penting yang mampu mempercepat pelayanan kesehatan dan membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan cepat.
Bupati Sadewo menilai bantuan tersebut bukan sekadar penyerahan kendaraan, melainkan bentuk nyata kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat desa.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan sangat penting dalam memperkuat pelayanan publik hingga ke tingkat desa. Ia berharap kendaraan itu benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, penanganan keadaan darurat, hingga kegiatan sosial lainnya.
“Ini bukan hanya bantuan fisik, tetapi kontribusi nyata untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Sadewo.
Sementara itu, Direktur Utama BPR BKK Purwokerto Sugeng Prijono menegaskan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR yang memang diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Program itu, menurutnya, menjadi bentuk penghargaan sekaligus kepedulian perusahaan kepada Desa Kalibagor. Di balik seremoni penyerahan yang berlangsung singkat, tersimpan harapan besar masyarakat desa.
Sebab bagi warga Kalibagor, mobil siaga itu bukan hanya kendaraan baru, melainkan simbol hadirnya pelayanan yang lebih manusiawi — bahwa di saat darurat datang, bantuan kini bisa melaju lebih cepat menuju rumah-rumah warga.