Dari Palangka Raya ke Ranah Minang, Daffa Bawa Semangat Kepemimpinan MAN IC ke ISLT 2026

Dari Palangka Raya ke Ranah Minang, Daffa Bawa Semangat Kepemimpinan MAN IC ke ISLT 2026
Ahmad Daffa Satrio (tengah) siap mengikuti Indonesian Student Leadership Training (ISLT) 2026. (Foto: dok humas MAN IC Pky)

Palangka Raya-Spektroom : Dari ruang organisasi siswa di Palangka Raya, langkah Ahmad Daffa Satrio kini sampai ke panggung kepemimpinan pelajar tingkat nasional. Ketua Organisasi Siswa Insan Cendekia (OSIC) MAN Insan Cendekia Kota Palangka Raya itu terpilih mengikuti Indonesian Student Leadership Training (ISLT) 2026 di Padang dan Bukittinggi, Sumatera Barat, 11–18 Agustus 2026.

Daffa menjadi salah satu dari 100 ketua OSIS dan MPK terbaik dari berbagai daerah di Indonesia yang terpilih melalui proses seleksi esai dan video kreatif. Seleksi tersebut tidak hanya melihat kemampuan akademik, tetapi juga gagasan, kreativitas, serta potensi kepemimpinan peserta.

Plt. Kepala MAN IC Kota Palangka Raya, Fahmi Ali, mengapresiasi capaian Daffa. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa murid MAN IC Kota Palangka Raya memiliki potensi untuk bersaing di tingkat nasional.

"Kami sangat mengapresiasi capaian ini. Lolosnya Ketua OSIC dalam ISLT 2026 menunjukkan potensi kepemimpinan murid MAN IC Kota Palangka Raya. Kami berharap pengalaman selama kegiatan menjadi bekal untuk semakin matang dalam memimpin, berkomunikasi, berkolaborasi, dan memberi kontribusi positif bagi madrasah," ujar Fahmi, Rabu (12/8/2026).

Bagi Daffa, keikutsertaan dalam ISLT bukan sekadar prestasi pribadi. Ia membawa nama madrasah sekaligus menjadi bagian dari proses belajar yang mempertemukannya dengan para ketua OSIS dan MPK dari berbagai penjuru Indonesia.

Selama delapan hari, para peserta mengikuti pelatihan kepemimpinan, diskusi kebijakan publik, simulasi organisasi hingga kunjungan kebangsaan. Mereka juga mendapat ruang untuk membangun jejaring, bertukar gagasan, sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi dan pengambilan keputusan.

ISLT 2026 mengusung tema “Lahirnya 100 Hatta Muda”, sebuah ikhtiar untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter kepemimpinan, integritas, wawasan kebangsaan dan kepedulian terhadap kemajuan bangsa.

Nama Mohammad Hatta menjadi inspirasi karena kepemimpinan tidak hanya membutuhkan keberanian tampil, tetapi juga gagasan, integritas dan kemampuan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.

Fahmi berharap pengalaman yang diperoleh Daffa tidak berhenti sebagai pengalaman individual. Pengetahuan dan jejaring yang didapat selama ISLT diharapkan dibawa kembali ke lingkungan madrasah dan diterjemahkan OSIC dalam berbagai program yang memberi manfaat bagi siswa lainnya.

Dengan demikian, perjalanan Daffa dari Palangka Raya ke Sumatera Barat bukan hanya tentang seorang siswa yang berhasil lolos seleksi nasional. Lebih jauh, ini menjadi cerita tentang bagaimana ruang organisasi di madrasah dapat menjadi tempat tumbuhnya keberanian, gagasan dan kepemimpinan generasi muda.

Dari Bumi Tambun Bungai menuju Ranah Minang, Daffa membawa nama MAN IC Palangka Raya sekaligus menunjukkan bahwa anak daerah pun memiliki ruang yang sama untuk belajar menjadi pemimpin masa depan. (Polin-A.Riyad)

Berita terkait

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Singgah di Kuansing, Pemkab Apresiasi Semangat Pengabdian

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Singgah di Kuansing, Pemkab Apresiasi Semangat Pengabdian

Teluk Kuantan-Spektroon : Semangat Merah Putih dan pengabdian kepada masyarakat mewarnai pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Kegiatan yang menyasar masyarakat tersebut berlangsung di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti, Rabu (12/8/2026) pagi. PLT Bupati Kuansing H. Muklisin melalui Staf Ahli Bupati, Ahmad Herry,

Salman Nurmin, Rafles