Dari Rakor inflasi Nasional hingga persiapan persiapan Idul adha,Bupati Jeneponto perkuat koordinasi daerah
Jeneponto-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jeneponto mengikuti Rapat Koordinasi (Rakoer) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual melalui zoom meeting, Senin (11/05/2026). Kegiatan berlangsung dari Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, jajaran terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto. Kegiatan diawali dengan sambutan Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M. Dalam sambutannya, Wakil Mendagri menekankan pentingnya pendidikan anti korupsi sebagai strategi utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Menurutnya, upaya pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui penguatan pendidikan karakter dan budaya anti korupsi sejak dini. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter, integritas, serta nilai-nilai kejujuran di lingkungan pendidikan sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang berakhlak dan berdaya saing. Selain itu, juga dibahas langkah-langkah strategis pengendalian inflasi daerah melalui sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta daya beli masyarakat. Usai mengikuti rakor, Pemerintah Kabupaten Jeneponto dilanjutkan rapat persiapan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Jeneponto dan dipimpin Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M. Dalam arahannya, Bupati Jeneponto menegaskan pentingnya koordinasi dan sinergi seluruh pihak dalam menyukseskan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 H agar berjalan aman, tertib, lancar, dan khidmat. “Momentum Idul Adha bukan hanya kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian sosial kepada masyarakat,” ungkap H. Paris Yasir. Sementara itu, Pj Sekda Jeneponto memaparkan sejumlah persiapan teknis pelaksanaan Hari Raya Idul Adha yang direncanakan dipusatkan pada 27 Mei 2026 di Stadion Mini Turatea. Pembahasan meliputi kesiapan lokasi salat Idul Adha, pengaturan parkir, kebersihan, pengamanan, hingga koordinasi lintas OPD. Selain itu, rapat juga membahas persiapan pelaksanaan qurban, mulai dari pendataan hewan qurban, kesiapan lokasi penyembelihan, mekanisme distribusi daging qurban kepada masyarakat, hingga pengawasan kesehatan hewan guna memastikan pelaksanaan qurban berjalan sesuai syariat dan ketentuan yang berlaku. Rapat diakhiri dengan sesi diskusi bersama guna menyempurnakan seluruh rangkaian persiapan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, serta memastikan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447.