Data Akurat Menjadi Fondasi Perencanaan Pembangunan NTB
Mataram-Spektroom : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola data melalui Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Produsen Data dengan tema “Data Berkualitas untuk Perencanaan Pembangunan yang Lebih Tepat dan Berdampak”, di Mataram, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penyelenggaraan NTB Satu Data sekaligus mendorong budaya kerja pemerintahan yang berbasis data dan bukti.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi NTB, Ahsanul Halik atau Aka menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas data untuk mendukung pembangunan daerah.
“Kegiatan ini bukanlah sekadar pekerjaan yang bersifat seremonial ataupun sekadar wacana. Ini adalah kerja bersama seluruh perangkat daerah, di bawah arahan dan bimbingan Bapak Gubernur,” ujarnya.
Menurutnya, data tidak semata-mata berbicara mengenai angka. Data merupakan instrumen bagi pemerintah untuk melihat kondisi daerah, memahami persoalan masyarakat, menentukan prioritas pembangunan, menjalankan program, serta mengukur keberhasilannya.
Ia menekankan, keputusan yang diambil pimpinan daerah maupun kepala perangkat daerah harus didukung data yang dihasilkan oleh para pengelola data di masing-masing perangkat daerah.
“Data yang baik akan menghasilkan informasi yang baik. Informasi yang baik akan membantu kita mengambil keputusan yang lebih tepat. Dan dari keputusan yang tepat, kita berharap dapat menghadirkan pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat dan dirasakan oleh masyarakat,” .
Untuk itu, para produsen dan pengelola data dituntut memiliki kompetensi, pemahaman terhadap tugas dan fungsi, integritas, serta komitmen. Setiap data yang dihasilkan memiliki konsekuensi karena dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan menentukan arah pembangunan.
Data yang berkualitas juga harus memenuhi unsur kebenaran, akurasi, kelengkapan, konsistensi, memiliki definisi yang jelas, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Aka menegaskan, Dinas Kominfotik NTB selaku wali data tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kualitas data. Kolaborasi antara produsen data, wali data, pembina data, serta seluruh perangkat daerah menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem NTB Satu Data.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB atas pembinaan, pendampingan, dan kontribusinya dalam penguatan statistik sektoral di NTB. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh perangkat daerah, khususnya pengelola data, serta mitra pembangunan SKALA yang turut mendukung penguatan tata kelola NTB Satu Data.
Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Anugerah Fajar Fahrurazie, dalam laporannya menyampaikan data yang akurat, berkualitas, terintegrasi, dan dapat dimanfaatkan, merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Menurutnya, keberhasilan NTB Satu Data tidak hanya bergantung pada ketersediaan data dan sistem, tetapi juga pada kapasitas SDM yang menghasilkan, mengelola dan menyediakan data.