Desa Sejahtera Astra Temon Pacitan Ekspor Gula Aren Organik ke Malaysia, Belanda, dan Australia
Gula Aren Organik
Spektoom - Desa Sejahtera Astra Temon Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mengekpor komoditas gula aren organik ke Malaysia, Belanda, dan Australia. Total ekspor mencapai lebih dari 11 ton dengan nilai ratusan juta rupiah.
Ekspor ini merupakan bagian dari Program Desa Sejahtera Astra Temon Pacitan yang dijalankan bersama Temon Agro Lestari sejak tahun 2025, melibatkan 400 masyarakat dari 5 desa, yaitu Desa Temon, Karanggede, Karangrejo, Gondang, dan Ngreco, dalam pengembangan ekonomi berbasis komoditas aren melalui penguatan kapasitas produksi, standar mutu, serta perluasan akses pasar.
Produk yang dikembangkan berupa gula aren organik dalam bentuk gula cetak, gula semut, gula cair, dan mini cube. Melalui pendampingan berkelanjutan, dari pelatihan & pendampingan, penguatan kelembagaan, bantuan sertifikasi mutu produk berikut sarana prasarana produksi, serta pemasaran produk melalui pameran dan business matching. Program ini mencatat peningkatan pendapatan petani hingga 50–70 % dengan 100 % produk terserap pasar baik lokal maupun global.
"Kami mengapresiasi komitmen Astra yang secara konsisten mendampingi desa hingga mampu meningkatkan kapasitas usaha dan menembus pasar ekspor. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat demi mendorong kemandirian ekonomi desa dan kemajuan negeri yang kita cintai," ujar Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Yandri Susanto.
“Langkah ini menjadi tonggak penting bagi Astra dalam memperluas jangkauan pasar produk unggulan Desa Sejahtera Astra ke pasar global dengan memberikan pendampingan yang konsisten, mendukung kolaborasi lintas sektor, serta penguatan kualitas produk yang diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas serta dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto dalam siaran pers yang diterima Spektroom, Sabtu (14/02/2026).
Pembinaan dilakukan melalui pelatihan pra-SNI organik, pendampingan penerapan Internal Control System (ICS) Organik, pelaksanaan audit Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), serta revitalisasi dapur bersih
petani guna memastikan pemenuhan standar mutu dan keamanan pangan sesuai kebutuhan pasar ekspor.
Ekspor meliputi 10 ton ke Malaysia dengan nilai sekitar Rp400 juta, 1 ton ke Belanda (5.000 pcs kemasan 200 gram) dengan nilai sekitar Rp67,5 juta, serta 500 kilogram ke Australia (2.500 pcs mini cube kemasan 200 gram) dengan nilai sekitar Rp67,5 juta.
Sejak diluncurkan pada tahun 2018, program Desa Sejahtera Astra telah menjangkau 1.280 desa di 35 provinsi di Indonesia, dengan 548 desa berhasil melakukan ekspor dan total ekspor mencapai Rp411 miliar pada periode 2021–2025. Selain program Desa Sejahtera Astra, Astra juga telah membina lebih dari 19.000 UMKM melalui Yayasan Astra dan Grup Bisnis Astra