Dewas LPP RRI Mohammad Kusnaeni :Tekankan Penguatan Konten Lokal dan Multiplatform dalam Renstra 2026–2031

Dewas LPP RRI  Mohammad Kusnaeni :Tekankan Penguatan Konten Lokal dan Multiplatform dalam Renstra 2026–2031
Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI), Mohammad Kusnaeni, diwawancarai Spektroom saat melakukan kunjungan kerja ke Maluku. Foto Spektroom.Eva.M

Ambon-Spektroom: Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI), Mohammad Kusnaeni, melakukan kunjungan kerja ke Maluku sejak Kamis, 6 Juni 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) implementasi Rencana Strategis (Renstra) di RRI Ambon dan RRI Tual, sekaligus launching siaran Piala Dunia di RRI Tual.

Kusnaeni kepada Spektroom di Ambon, menjelaskan, LPP RRI baru saja menyusun Renstra periode 2026–2031. Peta jalan baru ini menekankan tiga fokus utama, yaitu menjadikan RRI sebagai media terpercaya, memastikan siaran tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mengembangkan siaran berbasis multiplatform yang memberi dampak kepada masyarakat. Strategi multiplatform ini mencakup siaran terestrial, audio visual, hingga portal berita online yang dampak langsung bagi publik.

"Kami ingin siaran RRI memberi dampak dan menginspirasi masyarakat. Misalnya melalui berita UMKM yang mendorong warga memilih produk lokal, atau berita ekonomi kreatif untuk meningkatkan produktivitas pelaku ekonomi kreatif. Pada akhirnya, siaran RRI harus mampu mengedukasi dan menginspirasi nilai-nilai ke-Indonesiaan sesuai tugas dan fungsi kita sebagai LPP," ujar Kusnaeni saat diwawancarai di Ambon pada Sabtu, 7 Juni 2026.

Namun, berdasarkan hasil evaluasi di RRI Ambon, RRI Tual, dan hampir seluruh Satuan Kerja (Satker) RRI di Indonesia, Dewas menemukan bahwa siaran terestrial RRI masih membutuhkan penguatan serius. Kusnaeni menyoroti dua isu pokok yang masih lemah di tingkat daerah, yakni aspek lokalitas dan keakraban dengan pemirsa. Menurutnya, siaran di berbagai daerah saat ini masih merujuk atau berkiblat ke Jakarta atau Programa 3 (Pro 3) sehingga lokalitas siarannya belum menonjol.

Anggota Dewas LPP RRI Mohammad Kusnaeni, didampingi Kepala LPP RRI Ambon Yanny Peter LAtuheru. Saat kunjungan kerja ke Maluku

Kusnaeni menegaskan, ke depan, karakter siaran daerah harus benar-benar menonjolkan identitas lokal, mulai dari konten, pilihan lagu, hingga cara membangun komunikasi dengan audiens. Langkah ini dinilai krusial agar kehadiran RRI dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat setempat. Dengan memahami kebutuhan riil publik di daerah, RRI diharapkan mampu bertransformasi menjadi media yang tidak hanya terpercaya, tetapi juga relevan dan berdampak luas.{EM)

Berita terkait

Berkunjung di Tidore, Sekretaris Kemendukbangga/Sestama BKKBN Tekankan Penguatan Bonus Demografi dalam Pembinaan PKB/PLKB

Berkunjung di Tidore, Sekretaris Kemendukbangga/Sestama BKKBN Tekankan Penguatan Bonus Demografi dalam Pembinaan PKB/PLKB

Tidore–Spektroom : Bonus demografi menjadi salah satu fokus utama yang disampaikan Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/ Sekretaris Utama BKKBN RI, Prof. Budi Setiyono, S.Sos., M.Pol.Admin., Ph.D., saat melakukan kunjungan kerja pembinaan dan peninjauan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan

Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan

Jakarta – Spektroom : Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, termasuk penguatan ekonomi hijau yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Koperasi dapat menjadi instrumen penting dalam mengelola sumber daya secara produktif, adil, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam transformasi ekonomi nasional. Hal

Nurana Diah Dhayanti