Di Antara Nisan Para Pahlawan, Polri Menyerap Makna Pengabdian

Di Antara Nisan Para Pahlawan, Polri Menyerap Makna Pengabdian
Ziarah di Taman Makam Pahlawan Momentum Peringatan Hari Bhayangkara di Kuburaya (Foto : Humas Polda Kalbar.).

Kubu Raya-Spektroom – Pagi itu, suasana di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Patria Jaya, Kabupaten Kubu Raya, terasa lebih hening dari biasanya.

Deretan nisan putih berdiri rapi di bawah langit Kalimantan Barat yang teduh, menjadi saksi sebuah penghormatan yang sarat makna menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Puluhan personel Polda Kalimantan Barat bersama Bhayangkari berjalan perlahan memasuki area makam. Langkah mereka teratur, namun menyimpan pesan yang jauh lebih dalam daripada sekadar rangkaian seremonial tahunan.

Di hadapan pusara para pejuang bangsa, setiap bunga yang ditaburkan seolah menjadi ungkapan terima kasih atas pengorbanan yang telah mengantarkan Indonesia hingga hari ini.

Upacara ziarah dan tabur bunga yang dipimpin Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Hindarsono berlangsung khidmat. Tidak ada sorak-sorai ataupun kemeriahan. Yang terdengar hanya suara penghormatan, doa-doa yang dipanjatkan, dan keheningan yang mengajak setiap orang merenungkan arti perjuangan.

Bagi banyak personel Polri yang hadir, kegiatan tersebut bukan sekadar tradisi menjelang Hari Bhayangkara. Di tengah tantangan tugas yang terus berkembang, ziarah menjadi ruang refleksi untuk mengingat kembali nilai-nilai pengabdian yang diwariskan para pahlawan.

Deretan makam itu menyimpan kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan cinta kepada tanah air. Nilai-nilai yang sama yang diharapkan tetap hidup dalam setiap tugas pelayanan kepada masyarakat.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono mengatakan, ziarah dan tabur bunga merupakan bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus pengingat bagi seluruh anggota Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi sumber motivasi bagi personel Polri untuk bekerja secara profesional, humanis, dan hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini tidak hanya menjadi perayaan usia institusi, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat komitmen pengabdian.

Di tengah perubahan zaman dan tingginya harapan publik terhadap pelayanan kepolisian, nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan tetap relevan sebagai kompas moral dalam menjalankan tugas.

Ketika bunga-bunga terakhir jatuh di atas pusara para pejuang, pesan yang tersisa terasa sederhana namun kuat: pengabdian sejati tidak pernah lekang oleh waktu.

Dari para pahlawan yang telah gugur hingga aparat yang kini mengemban amanah, semangat melayani bangsa terus diteruskan dari generasi ke generasi.

Berita terkait

Seribu Kasus Baru Malaria, Setiap Bulan Ditemukan di Provinsi Papua

Seribu Kasus Baru Malaria, Setiap Bulan Ditemukan di Provinsi Papua

Jayapura-Spektroom: Banyaknya masyarakat menganggap malaria sebagai "penyakit biasa" dan enggan meminum obat pencegah disertai kurangnya pemahaman tentang bahaya penyakit ini membuat kepatuhan masyarakat terhadap pengobatan medis atau penggunaan kelambu berinsektisida masih sangat rendah. Kebiasaan tersebut berakibat pada terus bertambahnya penderita malaria, dimana pihak Dinas Kesehatan provinsi Papua menyebut

Anthonius Teniwut, Julianto
Kapolda Sumbar Canangkan Gerakan Penghijauan, Tanam Pohon di Lahan Bekas Tambang Batubara PT GTC Sawahlunto

Kapolda Sumbar Canangkan Gerakan Penghijauan, Tanam Pohon di Lahan Bekas Tambang Batubara PT GTC Sawahlunto

Sawahlunto–Soektroom : Komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan rehabilitasi kawasan bekas tambang kembali ditegaskan di Sumatera Barat. Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, mencanangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon pelindung dan pohon produktif di lahan bekas tambang batubara milik PT GTC di Kota Sawahlunto. Kegiatan yang berlangsung di kawasan

Riswan Idris, Rafles
Kasus Penyakit Malaria Sangat Mengkhawatirkan, Menjadi Perhatian Serius Pemerintah Kota Tanjungpinang

Kasus Penyakit Malaria Sangat Mengkhawatirkan, Menjadi Perhatian Serius Pemerintah Kota Tanjungpinang

Tanjungpinang-Spektroom : Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan, penanganan malaria di daerahnya tidak cukup hanya melalui sosialisasi, tetapi perlu dibangun komunikasi yang lebih intens serta keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya pencegahan. Hal itu disampaikan Lis usai bersilaturahmi dengan warga Tanjung Sebauk dan Senggarang, Kelurahan Senggarang, Kecamatan Kota Tanjungpinang, Selasa (23/6/

Desmawati, Rafles