Dibalik Seragam dan Penghargaan, Hangatnya Kebersamaan Hari Bhayangkara ke-80 di Kalbar
Pontianak - Spektroom: Minggu pagi (28/06/2026) di kawasan Ayani Megamal Pontianak terasa berbeda.
Matahari belum terlalu tinggi ketika ratusan personel kepolisian dari berbagai daerah di Kalimantan Barat mulai memadati lokasi Car Free Day.
Tidak ada barisan formal yang kaku. Yang terlihat justru senyum, sapaan hangat, dan semangat kebersamaan yang mengalir di antara mereka.
Momentum itu menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polda Kalimantan Barat melalui kegiatan olahraga bersama.
Di tengah rutinitas tugas yang kerap menuntut kesiapsiagaan tinggi, pagi itu para anggota Polri menikmati ruang yang lebih cair untuk saling berinteraksi.
Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Hindarsono memimpin langsung kegiatan tersebut.
Hadir pula para pejabat utama Polda Kalbar serta para kapolres dari berbagai wilayah. Namun suasana yang tercipta jauh dari kesan seremonial.
Gelak tawa dan semangat peserta menjadi pemandangan yang mendominasi sepanjang kegiatan.
Bagi banyak personel, olahraga bersama bukan sekadar agenda tahunan.
Kegiatan itu menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan yang selama ini lebih banyak terbangun melalui koordinasi pekerjaan dan tugas lapangan.
Kehangatan suasana berlanjut saat penghargaan diberikan kepada para pemenang berbagai perlombaan yang telah digelar dalam rangka Hari Bhayangkara.
Sorak tepuk tangan mengiringi satu per satu nama yang dipanggil ke depan.
Di antara para penerima penghargaan, terdapat personel yang berhasil menunjukkan kreativitas melalui video edukasi kepolisian.
Ada pula mereka yang berprestasi dalam mendukung program ketahanan pangan, sebuah bidang yang mungkin tidak selalu identik dengan tugas kepolisian.
Polres Bengkayang menjadi salah satu yang mendapat sorotan setelah meraih predikat juara umum dalam kategori ketahanan pangan.
Prestasi tersebut mencerminkan keterlibatan anggota Polri dalam mendukung program pembangunan yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.
Tidak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada satpam teladan, satkamling terbaik, hingga para personel yang mengangkat kekayaan budaya Kalimantan Barat melalui karya video tari kreasi dan sastra lisan daerah.
Di balik setiap trofi dan piagam, tersimpan cerita tentang dedikasi, kreativitas, serta semangat pengabdian yang sering kali tidak terlihat oleh publik.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kalimantan Barat akhirnya bukan hanya soal perayaan institusi.
Dirinya menjadi cerminan sisi humanis Polri; tentang kebersamaan, apresiasi, dan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial yang terus bergerak dan berkembang bersama warga.