Digitalisasi Bansos Kota Ambon Capai 19,45 Persen, 524 Agen Kejar Target 120 Ribu KK

Digitalisasi Bansos Kota Ambon Capai 19,45 Persen, 524 Agen Kejar Target 120 Ribu KK
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, memberikan apresiasi atas dedikasi para agen yang menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program Bansos.Sabtu (18/7/2026).(Foto Spektroom Eva. M)

Ambon -Spektroom: Program percontohan digitalisasi bantuan sosial (bansos) di Kota Ambon terus menunjukkan progres positif. Hingga Sabtu (18/7/2026), sebanyak 23.414 kepala keluarga (KK) atau 19,45% dari target 120.396 KK telah berhasil didata melalui verifikasi lapangan yang melibatkan 524 agen aktif.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, mengapresiasi dedikasi para agen yang menjadi garda terdepan di lapangan. "Mereka adalah ujung tombak keberhasilan program ini karena setiap hari turun langsung melakukan verifikasi data masyarakat," ujarnya di Ambon, Sabtu (18/7/2026).

Menurut Lekransy, kehadiran para agen memastikan data tercatat akurat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah yang lebih transparan dan akuntabel. Digitalisasi ini dinilai memberi manfaat nyata, yakni warga mendapat layanan lebih cepat dan bantuan menjadi lebih tepat sasaran.

Bagi pemerintah, data lapangan tersebut menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan sosial-ekonomi dan meningkatkan efektivitas anggaran. Oleh karena itu, ia mengimbau warga yang belum terdata agar segera berkoordinasi dengan agen atau pemerintah desa/kelurahan setempat.

"Partisipasi seluruh warga sangat menentukan keberhasilan program ini. Data yang lengkap akan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan bantuan sosial diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak," tutup Lekransy (EM)

Berita terkait

Menteri ATR/BPN Ingatkan Jajaran : Jabat Pejabat Harus Ikuti Aturan, Jangan Pakai Perasaan

Menteri ATR/BPN Ingatkan Jajaran : Jabat Pejabat Harus Ikuti Aturan, Jangan Pakai Perasaan

Jakarta –Spektroom : Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan pentingnya integritas dan kepatuhan terhadap regulasi bagi seluruh pegawai. Aparatur negara diminta untuk menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku dan menghindari praktik-praktik yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum. "Kalau Saudara ingin selamat menjadi pejabat, ikuti aturan, jangan

Irvan Idris Saleh