Trending

Diisukan Pengolahan Bahan Kimia Tidak Standar, Kepala IPA Delitua Tirtanadi Angkat Bicara

Diisukan Pengolahan Bahan Kimia Tidak Standar, Kepala IPA Delitua Tirtanadi Angkat Bicara
Sejumlah bak penampungan dan pengolahan air (clarifier) di Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perumda Tirtanadi tampak beroperasi secara normal di bawah pengawasan ketat. (FOTO: Humas Perumda Tirtanadi).

Medan - Spektroom : Diisukan pengolahan bahan kimia yang tidak standar serta biaya perawatan bak pemancar dipersoalkan pada salah satu media online, Kepala Instalasi Pengolahan Air (Ka.IPA) Delitua Perumda Tirtanadi Azanil Putra angkat bicara.

"Tube settler setiap clarifier memiliki 16 sel kesemuanya berjalan normal," kata Azanil Putra Ka.IPA Delitua Perumda Tirtanadi ketika dihubungi melalui telepon selularnya Sabtu (6/6/2026).

Dikatakan Azanil adapun kegunaan clarifier itu sendiri adalah untuk menangkap flok - flok ataupun partikel - partikel lumpur yang melayang.

"Jadi gak benar itu bang yang diisukan tidak standar kesemuanya masih berjalan secara normal dan sesuai standar," tegas Azanil Putra.

Dilanjutkan Azanil Putra diakuinya bahwa kondisi tube settler yang ada saat ini diperlukan perawatan ekstra namun masih dapat digunakan serta dilakukan perbaikan secara kontinyu, sehingga seluruh kegiatan pengolahan air di IPA Delitua tetap berjalan normal dengan menggunakan bahan - bahan kimia yang standar, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 2 tahun 2003.

Menurutnya di IPA Delitua kapasitas terpasang produksi 1400 liter/detik, dengan cakupan layanan Cabang Delitua, Cabang Medan Kota, Cabang HM Yamin, Cabang Medan Denai dan Cabang Tuasan.

"Air ini kan dipergunakan untuk hajat hidup orang banyak mana mungkin kami dalam pengelolaannya tidak sesuai standar," tegas Azanil.

Sementara Ka. IPA Sibolangit Subhandi ketika ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa pengolahan air di IPA Sibolangit seperti pemancar lau kaban sudah terpasang springkel dengan baik yang kegunaannya untuk menangkap oksigen XN untuk menaikkan PH.

"Springkel itu sudah terpasang dengan baik untuk menangkap oksigen XN sehingga PHnya naik," ujar Subhandi.

Selain itu kata Subhandi pipa yang untuk mengalirkan bahan kimia soda ash dan kaporit akan dilakukan penutup pipa serta dibersihkan pada tiap 3 bulan sekali.

Dikatakan Subhandi di IPA Sibolangit pemeriksaan kualitas air menggunakan turbidity meter pada tiap 1 jam sekali.

"Kualitas air di IPA Sibolangit diperiksa menggunakan turbidity meter setiap 1 jam sekali sehingga sesuai Permenkes No 2 tahun 2003," kata Subhandi.

Subhandi memastikan air yang keluar dari IPA Sibolangit pengolahannya sudah sesuai standar sehingga masyarakat tidak perlu ragu dalam menggunakannya.

Berita terkait

Kalahkan Sampang dengan Skor 8–2, Dhanan Dhyaksa  Bawa Jember Melaju ke Semifinal Popda XV Jatim 2026

Kalahkan Sampang dengan Skor 8–2, Dhanan Dhyaksa Bawa Jember Melaju ke Semifinal Popda XV Jatim 2026

Jember - Spektroom: Semangat juang atlet pelajar Kabupaten Jember kembali membuahkan hasil membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XV Jawa Timur 2026 dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) III Jawa Timur 2026. Kali ini, prestasi datang dari cabang olahraga tenis lapangan. Dhanan Dhyaksa Haryatama, atlet pelajar dari SMP Negeri

Budi Sucahyono, Anggoro AP