Diplomasi Pendidikan Islam Menggema, UIN Maliki Malang Siap Diusulkan Jadi Rumah Cabang Al-Azhar di Nusantara

Diplomasi Pendidikan Islam Menggema, UIN Maliki Malang Siap Diusulkan Jadi Rumah Cabang Al-Azhar di Nusantara
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Abdul Hamid, M.Ag,( Ist)

Spektroom — Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah cabang Universitas Al-Azhar di Indonesia, seiring menguatnya peluang kerja sama strategis antara Pemerintah Indonesia dan Mesir dalam pengembangan pendidikan Islam klasik berskala global.

Keseriusan rencana tersebut ditunjukkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, yang saat ini tengah melakukan kunjungan kerja ke Mesir untuk membahas secara langsung penguatan kerja sama pendidikan dengan Universitas Al-Azhar, Kairo. Langkah diplomatik ini merupakan tindak lanjut mandat Presiden Republik Indonesia dalam memperluas akses pendidikan Islam dunia bagi mahasiswa Asia Tenggara.

Dalam kunjungannya, Menag Nasaruddin Umar menjadi pembicara kunci dalam seminar internasional di Universitas Al-Azhar. Ia menegaskan bahwa pembukaan cabang Al-Azhar di Indonesia akan menjadi solusi strategis atas keterbatasan akses mahasiswa Asia Tenggara yang selama ini menghadapi kendala biaya, kuota, serta adaptasi akademik di Mesir.

“Kehadiran cabang Universitas Al-Azhar di Indonesia akan memperluas akses pendidikan Islam klasik yang bermutu tinggi, tanpa mengurangi otoritas dan tradisi keilmuan Al-Azhar,” ujar Menag Nasaruddin Umar.

Menyambut peluang besar tersebut, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Abdul Hamid, M.Ag, menegaskan kesiapan institusinya secara menyeluruh.

“UIN Maliki Malang memiliki modal akademik yang kuat, terutama dalam penguasaan Bahasa Arab dan studi Islam. Selama puluhan tahun kami membangun sistem pembelajaran yang terintegrasi antara ilmu keislaman klasik dan keilmuan modern. Karena itu, kami sangat siap jika dipercaya menjadi penyelenggara cabang Universitas Al-Azhar di Indonesia,” ujar Prof. Hamid, Senin ( 19/1/2026 ).

Menurut Prof. Hamid, keberadaan cabang Al-Azhar di Indonesia bukan sekadar menghadirkan institusi, tetapi juga memindahkan tradisi keilmuan Al-Azhar ke Nusantara dengan tetap menjaga otentisitas manhaj dan sanad keilmuan.

“Ini bukan hanya soal gedung atau program studi, tetapi tentang transfer tradisi keilmuan Al-Azhar yang moderat, wasathiyah, dan berakar kuat pada khazanah Islam klasik. Indonesia sangat siap menjadi pusat rujukan pendidikan Islam Asia Tenggara,” tegasnya.

 Prof. Hamid menambahkan, skema kerja sama yang dapat dikembangkan meliputi program gelar ganda (double degree), dosen bersama (joint lecturer), riset kolaboratif, serta penguatan kurikulum berbasis kitab turats yang disesuaikan dengan konteks kebangsaan Indonesia.

Keberadaan cabang Universitas Al-Azhar di Indonesia diyakini akan memperluas akses pendidikan Islam berkualitas, mengurangi kepadatan mahasiswa internasional di Mesir, sekaligus mengukuhkan Indonesia sebagai pusat pendidikan Islam dunia.

Hubungan historis antara UIN Maliki Malang dan Al-Azhar juga telah terjalin kuat. Pada 24 Februari 2016, UIN Maliki Malang menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa (HC) bidang Pendidikan Islam kepada Grand Syekh Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmad Muhammad Ahmad Al-Thayyib, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi besarnya dalam pengembangan pendidikan Islam global.

Penganugerahan tersebut dinilai sangat strategis, mengingat Grand Syekh Ahmad Al-Thayyib merupakan figur sentral dalam struktur kepemimpinan Al-Azhar dan tokoh berpengaruh di Mesir serta dunia Islam internasional.

Dengan fondasi historis dan kesiapan akademik tersebut, UIN Maliki Malang kembali menegaskan diri sebagai kampus penggerak peradaban, yang siap menjembatani khazanah Islam klasik dan modern dari Nusantara untuk dunia.

Berita terkait

Camat Bungku Kabupaten Morowali  meraih Gelar  Doktor di Program pascasarjana UMI Makassar

Camat Bungku Kabupaten Morowali meraih Gelar Doktor di Program pascasarjana UMI Makassar

Spektroom - Kinerja aparatur sipil negara merupakan faktor kunci dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan.publik.Ditengah tuntutan reformasi birokrasi,globalisasi dan digitalisasi layanan Aparatur sipil negara tidak hanya di tuntut bekerja secara administratif,namun juga harus mampu menunjuķkan kinerja yang produktif,adaptif dan berorientasi. Camat Bungku Kabupaten Morowali

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
Dan Dim 1425 Jeneponto Pastikan Koperasi Merah Putih Desa Bungeng  Siap Operasional

Dan Dim 1425 Jeneponto Pastikan Koperasi Merah Putih Desa Bungeng Siap Operasional

Spektroom - Tahapan pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Bungeng, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, resmi dituntaskan setelah seluruh pekerjaan fisik dinyatakan selesai 100 persen. Rampungnya pembangunan tersebut mendapat perhatian langsung dari Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa yang turun meninjau kondisi koperasi pada Jum'at, (30 /1/2026)

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti