Diskominfo Jember Survei Sekolah dan Pesantren

Ayo Cerdas Digital

Diskominfo Jember Survei Sekolah dan Pesantren
Rachmat Agung Purnama Kepala Bidang Aspirasi dan Layanan Informasi Publik Diskominfo Jember. (Rompi hitam) (Foto Diskominfo Jember)

Spektroom - Dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Literasi Digital “Ayo Cerdas Digital!”, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember melakukan kunjungan dan survei lokasi ke sejumlah sekolah dasar dan pondok pesantren di wilayah Kabupaten Jember, Jumat (31/10/2025)

“Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan lokasi, fasilitas pendukung, serta koordinasi teknis bersama pihak sekolah dan pesantren yang akan menjadi tuan rumah kegiatan,” ungkap Rachmat Agung Purnama Kepala Bidang Aspirasi dan Layanan Informasi Publik Diskominfo Jember

Rachmat Agung Purnama (rompi hitam) Kepala Bidang Aspirasi dan Layanan Informasi Publik Diskominfo Jember. (Diskominfo Jember)

Menurut Rachmat Agung, beberapa lembaga pendidikan yang disurvei antara lain SD Negeri Jember Lor 3, Pondok Pesantren Al Qodiri 1, SD Negeri Karangrejo 3, Pondok Pesantren Nurul Islam (NURIS), SD Negeri Kepatihan 6, MIS Riyadlus Sholihien, SD Al Baitul Amien 02, Pondok Pesantren Darus Sholah (PPDS), SD Katolik Maria Fatima 1, serta Pondok Pesantren Nurul Chotib Al Qodiri.

“Kegiatan survei dilakukan untuk memastikan kelayakan tempat kegiatan, ketersediaan sarana seperti aula, layar proyektor, dan sistem suara, serta kesiapan peserta dari masing-masing lembaga,” paparnya.

“Survei ini merupakan bagian dari tahapan persiapan agar kegiatan sosialisasi berjalan lancar dan tepat sasaran,” tambahnya. “Kami ingin memastikan semua lokasi benar-benar siap, baik dari sisi teknis maupun koordinasi dengan pihak sekolah dan pesantren. Harapannya kegiatan nanti bisa memberikan manfaat bagi siswa dan santri dalam memahami literasi digital secara bijak dan aman,” harapnya.

Program Sosialisasi Literasi Digital “Ayo Cerdas Digital” akan dilaksanakan mulai 4 - 19 November 2025 di beberapa titik sekolah dan pesantren di Kabupaten Jember. Kegiatan ini menargetkan siswa kelas 4–5 SD dan santri setingkatnya dengan pendekatan edukatif melalui permainan interaktif, materi keamanan digital, dan etika bermedia sosial.

“Dengan adanya kegiatan ini, Diskominfo Jember berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan literasi digital generasi muda agar lebih cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi informasi,” pungkasnya.

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс