Donor Darah di Mesjid Ar Rahmah Sungai Andai Banjarmasin Berhasil Dapat 121 Kantong Darah

Donor Darah di Mesjid Ar Rahmah Sungai Andai Banjarmasin Berhasil Dapat 121 Kantong Darah
Suasana kegiatan donor darah di halaman Mesjid Ar Rahmah Sungai Andai Banjarmasin.(Foto Panpel)

Junaidi, Agung Yunianto

Spektroom - Kegiatan rutin donor darah kembali digelar Para Pengurus Mesjid Ar Rahmah Jalan Padat Karya Komplek Darma Bakti Lestari, Sungai Andai, Banjarmasin.

Kegiatan yang digelar Senin (16/2/2026) itu berhasil mendapatkan 121 kantong darah.

Amrullah selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan, ada 128 orang yang datang mengikuti kegiatan, namun 7 orang gagal karena HB rendah maupun HB tinggi.

Dari laporan Panitia Pelaksana, HB rendah 12,0 dan HB yang tinggi ada yang mencapai 17,8.

Jumlah kategori golongan darah yang terdata, untuk golongan darah A sebanyak 27, B sebanyak 49, O sebanyak 45 dan AB sebanyak 7.

Sementara untuk petugas yang membantu pelaksanaan kegiatan donor darah, dari PMI 10 orang dan dari RS Ansari Saleh 4 orang.*****

Berita terkait

Pembangunan Sabo Dam  Untuk Kendalikan  Banjir Bandang di Tapanuli Selatan Dipercepat

Pembangunan Sabo Dam Untuk Kendalikan Banjir Bandang di Tapanuli Selatan Dipercepat

Spektroom  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan sabo dam di wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara sebagai langkah strategis pengendalian banjir bandang. Konstruksi ditargetkan selesai pada Mei 2026 melalui skema design and build agar pelaksanaan lebih efisien dan cepat. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo

Nurana Diah Dhayanti
Menkop Tekankan Potensi Desa Bakal Diorganisir Dalam Wadah Kopdes Merah Putih

Menkop Tekankan Potensi Desa Bakal Diorganisir Dalam Wadah Kopdes Merah Putih

Spektroom - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan, seluruh potensi ekonomi yang dimiliki daerah, khususnya di desa-desa, akan dikelola, dimanfaatkan, dan diorganisir secara profesional dalam wadah Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Sehingga, potensi tersebut bisa menghasilkan nilai ekonomis yang bisa dirasakan masyarakat desa. "Saatnya sekarang seluruh pelaku

Nurana Diah Dhayanti