Dorong Konektivitas, Industri, dan Pariwisata Penyelesaian Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Dipercepat

Dorong Konektivitas, Industri, dan Pariwisata Penyelesaian Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Dipercepat
Direktur Utama Jasamarga (menunjuk) saat meninjau proyek pembangunan tol Probolinggo- Banyuwangi ( foto: jasamarga)

Spektroom-  Jasamarga percepat pembangunan   jalan tol Probolinggo - Banyuwangi untuk dorong  konektifitas , industri, dan pariwisata. Untuk itu Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono menegaskan percepatan eksekusi Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) sebagai proyek strategis nasional yang menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di ujung timur Pulau Jawa.

Rivan menjelaskan,  manajemen Jasa Marga memastikan capaian konstruksi, kualitas pelaksanaan, dan penerapan standar keselamatan kerja terpenuhi sesuai target,ujarnya di Jakarta ,Sabtu (30/8/2025).

" Kami ingin memastikan bahwa proyek ini dikelola secara profesional, tepat waktu, dan berkualitas agar manfaatnya dapat dirasakan sejak konstruksi hingga operasional,” ujar Rivan.

Selain memperkuat jaringan Tol Trans Jawa dan integrasi ke koridor _Greater_ Surabaya, Probowangi membawa dampak socio-ekonomi yang nyata, seperti menyerap tenaga kerja lokal hingga 30% pada berbagai tahapan konstruksi

Proyek pembangunan jalan tol Probolinggo -Banyuwangi dipercepat ( foto: jasamarga,)

Konektivitas yang lebih baik juga diproyeksikan meningkatkan aksesibilitas ke destinasi wisata seperti Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, Gunung Argopuro, Gunung Raung dan kawasan wisata pesisir di Banyuwangi, sehingga mendukung pemerataan pertumbuhan dan daya saing daerah.

Data per 17 Agustus 2025 menunjukkan pengadaan lahan untuk seluruh paket pembangunan Tahap 1 telah rampung 100%, sementara total konstruksi Tahap 1 menunjukkan perkembangan signifikan dengan capaian 87,43%.

Pada ruas Gending–Kraksaan, pekerjaan fisik telah mencapai 90,56%. Ruas Kraksaan–Paiton bahkan berhasil menuntaskan pekerjaan konstruksi tepat waktu dengan capaian penuh 100%, sedangkan ruas Paiton–Besuki telah mencapai 81,01% dan terus bergerak menuju tahap penyelesaian akhir. Dengan total nilai investasi proyek mencapai Rp10,8 triliun, manajemen Jasa Marga menegaskan komitmen untuk terus mengawasi pelaksanaan proyek secara intensif dari pengadaan lahan hingga penyelesaian konstruksi.

Berita terkait