Dosen Inggrit: Posyandu Remaja Di Biak Wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi
Biak-Spektroom : Poltekkes Kemenkes Jayapura melalui Program Studi DIII Kebidanan Biak melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kampung Maryendi, Distrik Samofa, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Sabtu 15 Agustus 2026.
Kegiatan yang bertemakan “Membangun Generasi Sehat melalui Posyandu Remaja dalam Menanggulangi Masalah Kesehatan Remaja” melibatkan kalangan remaja, kader kesehatan, serta unsur pemerintah kampung Mayendi.
Dosen Prodi D III Kebidanan Biak, Inggrit Rita Uli Manik S.ST., M. Kes, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Dharma Pengabdian kepada Masyarakat yang wajib dilaksanakan setiap tahun oleh dosen bersama mahasiswa.
“Sebagai dosen, kami tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga mengaplikasikan ilmu di tengah masyarakat. Tahun ini kami fokus pada pengembangan Posyandu Remaja, sebuah wadah edukasi dan pelayanan kesehatan bagi remaja,” ujar Inggrit.
Ia menyoroti rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan serta maraknya perilaku berisiko seperti merokok, konsumsi alkohol, hingga tingginya angka kehamilan di usia kurang dari 20 tahun. Sehingga mendorong pihaknya melaksanakan kegiatan ini.
Sedangkan rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, meliputi pembentukan dan pelatihan kader Posyandu Remaja, pelaksanaan layanan posyandu, hingga monitoring dan evaluasi.
“Kami berharap kader yang dibentuk dapat melaksanakan tugasnya secara mandiri setiap bulan. Kepala kampung juga diharapkan mengalokasikan sumber daya yang dibutuhkan, dan Puskesmas Ridge tetap memberikan dukungan tenaga maupun obat-obatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala kampung Maryendi, Hendrik Sanadi, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia berkomitmen menyebarkan informasi kegiatan ini ke seluruh warga melalui jaringan pemerintah kampung maupun kerja sama dengan pihak gereja, agar orang tua, turut mendorong anak-anak mereka terlibat aktif dalam posyandu remaja .
“Kami ingin yang terbaik bagi adik-adik di Kampung Maryendi. Dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan agar kegiatan ini benar-benar bermanfaat dan berkelanjutan,” kata Hendrik.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan menjadi langkah awal yang kokoh untuk meningkatkan derajat kesehatan remaja di Kampung Maryendi, sekaligus menjadi model pelatihan kesehatan remaja yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Biak Numfor.