Dosen Unimerz Makasar Raih Penghargaan L’Oréal –UNESCO For Women In Science
Spektroom - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh akademisi Indonesia. Dosen Fakultas Farmasi Universitas Megarezky (Unimerz), Qonita Anjani, berhasil meraih L’Oréal–UNESCO For Women in Science UK & Ireland Young Talent Award in Engineering, sebuah penghargaan internasional bergengsi yang diberikan kepada perempuan peneliti muda dengan kontribusi luar biasa di bidang sains dan rekayasa.
Dekan Fakultas Farmasi UNIMERZ makassar, Besse Yuliana , mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bagian dari program global L’Oréal–UNESCO For Women in Science, sebuah inisiatif kolaboratif antara UNESCO dan L’Oréal Foundation yang bertujuan mendorong peran, kepemimpinan, dan pengakuan perempuan dalam bidang sains, teknologi, dan inovasi di tingkat dunia.

"Qonita Anjani, terpilih sebagai penerima penghargaan berkat dedikasi dan kontribusinya dalam riset sains farmasi yang beririsan dengan bidang rekayasa (engineering), khususnya pada pengembangan inovasi obat dan biomaterial berbasis riset farmasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat." Ujarnnya kepada Spektroom, Senin (26/1/2026).
Selain menerima penghargaan, lanjut dia, Qonita Anjani, juga mengikuti rangkaian kegiatan ilmiah dan forum internasional yang mempertemukan para penerima penghargaan dari berbagai disiplin ilmu.
"Forum tersebut menjadi wadah kolaborasi, diskusi, dan pertukaran gagasan antarperempuan peneliti dari berbagai negara" kata Besse Yuliana.
Dengan pencapaian yang luar biasa ini pihaknya mengapresiasi setinggi2nya terhadap capaian yg menginspirasi tenaga pengajar dimanapun itu, khsususnya bidang akademik.
"Diusia muda beliau telah menoreh penghargaan yg tdk semua dosen bisa mendapatkan itu. Qonita bertalenta dibidang research khususnya sediaan transdermal dgn raihan penelitian yg bereputasi terindex scopus yg jumlahnya tdk sedikit" ujarnya.
Capaian ini merupakan suatu kebanggan bagi kami di Fak Farmasi Universitas Megarezky khususnya.semoga capaian ini dapat diikuti oleh dosen2 lainnya dilingkup Universitas Megarezky.
Sementara itu, Qonita Anjani, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya perempuan Indonesia, untuk berani berkarya di bidang riset dan sains.
“Penghargaan ini menjadi pengakuan bahwa riset yang dilakukan secara konsisten dan kolaboratif dapat memberikan dampak global. Saya berharap semakin banyak perempuan Indonesia yang terlibat aktif dalam penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan,” ujar Qonita Anjani.(**).