DPMD Jember Dukung KKN Tematik UNMUH 2026 Menuju Desa Digital Berbasis SDGs
Jember-Spektroom : Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember mengikuti kegiatan Zoom Meeting Seminar Nasional (Semnas) KKN Tematik Universitas Muhammadiyah Jember (UNMUH) pada Jumat, (10/04/2026), pukul 08.00–10.30 WIB, bertempat di Aula DPMD Kabupaten Jember.
Kegiatan ini mengangkat tema kolaborasi stakeholder dalam mendukung digitalisasi desa di Kabupaten Jember. Sosialisasi KKN Tematik UNMUH tahun 2026 menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan desa berbasis teknologi.
Dalam pemaparan materi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember Adi Wijaya mengatakan, bahwa masih terdapat sejumlah permasalahan di desa, antara lain belum meratanya digitalisasi, minimnya literasi digital masyarakat, akses pemasaran yang belum optimal, serta belum terintegrasinya data layanan masyarakat.
“DPMD Kabupaten Jember berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan KKN Tematik UNMUH yang berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) Desa,” jelasnya.
Menurut Adi Wijaya, program ini diharapkan mampu mendorong percepatan terwujudnya konsep smart village, melalui pelayanan publik berbasis teknologi, tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan kebijakan, serta penguatan ekonomi digital desa.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Kepala DPMD Kabupaten Jember Adi Wijaya dan perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UNMUH, Dr. Haris Hermawan.
Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini meliputi Kabid Sarana dan Prasarana, PSM bidang Sarpras, dosen UNMUH, serta mahasiswa peserta KKN Tematik UNMUH tahun 2026 dengan jumlah sekitar 300 orang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (budi s)