Dua Jenazah Korban Teridentifikasi Diterbangkan ke Jakarta

Dua Jenazah Korban Teridentifikasi Diterbangkan ke Jakarta
Foto : Tim Sar Gabungan di kawasan Gunung Bulusaraung Kabupaten Pangkep ( Foto Tim SAR )

Spektroom - Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional Basarnas RI Muhammad Syafii mengatakan hasil temuan 2 kantong berisi jenazah utuh, sementara 7 kantong lainnya berisi bagian tubuh korban (body part).

Adapun dua jenazah utuh korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500 sudah teridentifikasi dan diterbangkan ke Jakarta.

Sementara 1 kantong diduga berisi potongan tangan yang ditemukan Rabu (21/1/2026) kemarin sementara proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

Hari ini, Kamis (22/1/2026) 6 kantong jenazah rencananya baru akan dievakuasi via udara. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI, Mohammad Syafii, usai konferensi pers penyerahan black box di kantor Basarnas Makassar, Kamis (22/1/2025).

Mohammad Syafii menegaskan, kantong jenazah yang berisi potongan tubuh tersebut belum dapat dipastikan mewakili jumlah korban secara keseluruhan.

Proses identifikasi akan dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

“Mengenai apakah kantong ini mewakili orang atau bagaimana, nanti teman-teman dari tim DVI yang akan menjelaskan secara detail setelah proses identifikasi selesai,” jelasnya.

Dukungan operasi modifikasi cuaca sejak hari kelima dinilai sangat membantu memperlancar proses pencarian dan evakuasi.

“Alhamdulillah, modifikasi cuaca mampu menurunkan sekitar 30 persen dari prediksi kondisi cuaca. Sejak pagi tadi helikopter sudah bisa diterbangkan dan kami berharap tim SAR darat bisa bergerak lebih optimal,” katanya.

“Selama masih ada korban yang belum ditemukan, itu tetap menjadi prioritas kami. Hari ini alhamdulillah black box sudah ditemukan, namun tujuan utama operasi ini adalah pencarian dan penyelamatan korban,” tegasnya.

Basarnas juga terus mengerahkan personel dengan kualifikasi khusus menyesuaikan medan berat di lokasi kejadian.(**).

Berita terkait