Trending

Dua Negara, Satu Janji Suci: Lucian dari Rumania Menikahi Gadis Pagatan

Dua Negara, Satu Janji Suci: Lucian dari Rumania Menikahi Gadis Pagatan
Akad nikah Lucian-Novia di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Katingan Kuala, Ahad, 11/10/2026. (Foto: HKP Kemenag Katingan)

Palangka Raya-Spektroom: Jarak ribuan kilometer dan dipisahkan lautan tak menghalangi dua hati untuk mengikat janji suci. Lucian Ioan Uriciuc, warga negara Rumania, resmi menikahi Novia Annisa, perempuan asal Desa Pagatan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Akad nikah keduanya berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Katingan Kuala, Ahad, 11 Oktober 2026.

Pernikahan ini menghadirkan kisah dua insan latar kebangsaan yang bertemu dalam satu ikatan keluarga. Di hadapan keluarga dan saksi, Lucian dan Novia menjalani prosesi ijab kabul dengan khidmat, menandai dimulainya perjalanan baru sebagai pasangan suami istri.

Namun, di balik momen sakral tersebut, ada pula urusan penting yang memastikan cinta mereka memperoleh kepastian hukum. KUA Katingan Kuala memfasilitasi pernikahan itu setelah persyaratan administrasi diverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku dan syariat Islam.

Kepala KUA Katingan Kuala, Abdul Karim, menegaskan bahwa perbedaan kewarganegaraan bukan alasan untuk membatasi pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Setiap pasangan berhak memperoleh pelayanan yang sesuai ketentuan, termasuk kepastian hukum atas pernikahannya.

"Pernikahan ini adalah bukti bahwa pelayanan keagamaan kami inklusif dan berpihak pada kepastian hukum bagi setiap warga," ujar Abdul Karim, sebagaimana dikutip dari pemberitaan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Senin, 12 Oktober 2026.

Bagi Lucian dan Novia, akad nikah tersebut menjadi awal untuk membangun rumah tangga di tengah kemungkinan perbedaan bahasa, kebiasaan, dan budaya. Perbedaan itu bukan semata-mata tantangan, melainkan juga kesempatan untuk belajar saling memahami dan menghargai.

Keduanya diharapkan mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah; rumah tangga yang tenteram, penuh cinta, dan dilimpahi kasih sayang.

Kisah Lucian dan Novia juga memperlihatkan sisi lain pelayanan publik. Di sebuah kecamatan di Kalimantan Tengah, sebuah lembaga negara hadir untuk membantu pasangan dari dua negara mengikat janji pernikahan secara sah.

Dua negara, dua latar budaya, tetapi satu janji untuk menjalani kehidupan bersama. Dari Pagatan, kisah Lucian dan Novia menjadi pengingat bahwa ketika cinta dipertemukan dengan komitmen, penghormatan, dan kepastian hukum, jarak geografis bukan lagi penghalang untuk membangun keluarga. (Polin-Maturidi)

Berita terkait

DKI Jakarta Teken 15 Kerja Sama Strategis, Elektrifikasi Transjakarta Digelontorkan Rp5,07 Triliun

DKI Jakarta Teken 15 Kerja Sama Strategis, Elektrifikasi Transjakarta Digelontorkan Rp5,07 Triliun

Jakarta — Spektroom : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menandatangani 15 dokumen kerja sama strategis untuk memperkuat pelayanan publik dan mempercepat pembangunan berkelanjutan. Salah satu kerja sama utama adalah pembiayaan elektrifikasi 3.782 unit bus dan Mikrotrans PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) senilai Rp5,07 triliun untuk tiga tahun ke depan. Penandatanganan yang melibatkan

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
Ribuan Warga Madura Gelar Istighasah di Depan Polresta Yogyakarta, Kawal Pemeriksaan Pengurus Paguyuban

Ribuan Warga Madura Gelar Istighasah di Depan Polresta Yogyakarta, Kawal Pemeriksaan Pengurus Paguyuban

Yogyakarta-Spektroom : Sekitar 1.000 warga Madura yang tergabung dalam Keluarga Madura Yogyakarta (KMY) dan paguyuban toko kelontong menggelar istighasah di depan Polresta Yogyakarta, Senin (12/10/2026). Selain berdoa bersama, mereka datang untuk mengawal proses pemeriksaan sejumlah pengurus paguyuban terkait laporan yang sedang ditangani kepolisian. Massa berasal dari lima

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gebrak Pagi, 1.420 Personel Dishub Berjibaku Mengurai Kemacetan Jakarta

Gebrak Pagi, 1.420 Personel Dishub Berjibaku Mengurai Kemacetan Jakarta

Jakarta — Spektroom : Pukul 06.30 WIB, ketika Jakarta mulai berpacu dengan waktu, ribuan kendaraan bergerak memenuhi jalanan. Warga bergegas menuju tempat kerja, pelajar menuju sekolah, sementara sejumlah proyek konstruksi mempersempit ruang gerak kendaraan. Di tengah kesibukan itu, kehadiran petugas di persimpangan menjadi harapan agar perjalanan pagi tetap lancar. Senin (12/

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas