Dukung Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polda Lampung Sediakan 19 Pos Pelayanan
Lampung Selatan- Spektroom: Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Kemasyarakatan & SDM Lukman Pura, mengikuti Rapat Koordinasi “Ketupat Krakatau 2026” Lintas Sektoral dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/Tahun 2026. Rakor berlangsung di Lounge Presisi Polda Lampung,di Lampung Selatan, Senin (9/3/2026).

Pada kesempatan tersebut Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, Polda Lampung memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan menyiapkan puluhan pos pengamanan dan pelayanan di berbagai titik strategis di wilayah Provinsi Lampung.
Dalam pemaparan kesiapan Operasi Ketupat 2026, Polda Lampung menyiapkan total 93 pos yang terdiri dari 57 Pos Pengamanan (Pos Pam), 19 Pos Pelayanan (Pos Yan), 1 Pos Terpadu, dan 16 Posko Bencana.
Kapolda Helfi Assegaf menyampaikan, keberadaan pos-pos tersebut menjadi bagian penting dari strategi pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
"Polda Lampung bersama seluruh instansi terkait telah menyiapkan berbagai pos pengamanan dan pelayanan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran berjalan aman, nyaman, dan lancar,” kata Helfi.
Menurutnya, Pos Pam menjadi titik utama pengamanan sekaligus pusat informasi bagi masyarakat. Pos ini juga berfungsi untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas maupun gangguan kriminalitas selama masa mudik.
“Pos Pengamanan berfungsi sebagai pusat informasi dan pengamanan. Personel kami akan memantau situasi lalu lintas serta kerawanan kriminalitas berdasarkan analisis dan prediksi intelijen di setiap wilayah,” jelasnya.
Selain itu, Polda Lampung juga menyiapkan 19 Pos Pelayanan yang difungsikan untuk memberikan layanan langsung kepada pemudik, mulai dari tempat istirahat sementara hingga pelayanan kesehatan.
“Pos Pelayanan disiapkan untuk membantu masyarakat yang melakukan perjalanan jauh. Di sana pemudik bisa beristirahat, mendapatkan layanan kesehatan, serta berbagai bantuan lainnya dari petugas,” ujar Helfi.
Sementara itu, Pos Terpadu akan menjadi pusat koordinasi berbagai instansi yang terlibat dalam pengamanan arus mudik, mulai dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, hingga unsur terkait lainnya.
“Pos Terpadu menjadi pusat kendali dan koordinasi lintas instansi sehingga seluruh upaya pengamanan, pelayanan, dan pengaturan lalu lintas selama mudik dapat berjalan terpadu dan efektif,” ungkap Kapolda.
Di sisi lain, Polda Lampung juga menyiapkan 16 Posko Bencana sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam yang bisa terjadi selama periode mudik Lebaran.
“Kami juga menyiagakan Posko Bencana sebagai pusat koordinasi jika terjadi kondisi darurat seperti banjir, longsor, atau bencana lainnya, sehingga penanganannya bisa cepat dan terkoordinasi,” tambahnya.
Kapolda menegaskan, kesiapan seluruh pos tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Lampung untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintasi wilayah Lampung, terutama sebagai gerbang utama Pulau Sumatera saat musim mudik.
“Lampung merupakan pintu gerbang Sumatera. Karena itu kami pastikan seluruh personel dan sarana pengamanan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang mudik melalui wilayah ini,” tegas Helfi.(@Ng)