Dukungan Publik terhadap Presiden Prabowo Subianto Tinggi

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo Subianto

Dukungan Publik terhadap Presiden Prabowo Subianto Tinggi
Kiri Politisi PKS, Pipin Sopian, tengah Moderator Margianto paling kanan Direktur eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah (foto Spketroom, Afrizal)

Spektroom - Satu tahun pemerintahan presiden Prabowo Subianto, mendapat dukungan publik cukup tinggi, persepsi positif terhadap pemerintah juga cukup tinggi dan apresiatif. Secara prinsip, 1 tahun Prabowo Subianto menjabat presiden Republik Indonesia dari 20 Oktober 2024 - 20 Oktober 2025 mendapat trend yang cukup baik.

"Kesimpulan itu, dikemukakan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah dalam pemaparan Satu Tahun Pemerintahan: Hasil survei, Periode 9-17 OKTOBER 2025, Evaluasi dan Catatan Publik, Selasa (21/10/2025) di Jakarta.

Tingginya dukungan publik kepada pemerintah memudahkan konsolidasi dan stabilitas lebih mudah dicapai. Misalnya kadrun, satu lagi, kampret, tidak ada di era Pak Prabowo.

Demikian pula, politik identitas tidak kental, pembelahan di tengah masyarakat juga tidak ada. Prabowo berusaha untuk menempatkan dirinya sebagai presiden bagi seluruh rakyat Indonesia.

Politisi PKS, Pipin Sopian menanggapi hasil survei IPO, mengatakan dengan tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga negara 81 %, ini luar biasa. Tingkat kepercayaan terhadap lembaga presiden, karena orangnya adalah Prabowo. Sebaliknya tingkat kepercayaan kepada DPR dan partai politik terendah.

Menurut Pipin, tingkat kepercayaan ke Pak Prabowo ini tinggi, kalau dibandingkan dengan era Jokowi, karena Prabowo berusaha untuk tidak mengsegregasi, tidak melakukan pembelahan terhadap masyarakat. Beliau berusaha menyatukan semuanya. Ini yang dirasakan sebetulnya. Ini sikap yang luar biasa.

Dikemukakan, Komunikator politik pemerintah itu sangat penting, untuk merepresentasikan cara pandang Prabowo ingin menjadi presiden bagi semua, bukan hanya yang pro. Dulu, masyarakat saja dibelah. Politik identitas tidak kental. Pembelahan di tengah masyarakat juga tidak ada.

Presiden Prabowo berusaha menempatkan dirinya sebagai presiden bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan juga, berharap menterinya, jurubicaranya juga menyampaikan hal yang sama, sehingga untuk mencapai tujuan berhasilnya pemerintahan dengan semua program unggulannya segera tercapai.

Berita terkait

Siswa SMPN 2 Jember Wajib Setor Sampah Sebelum Pulang, Menanamkan Kebersihan Lingkungan Sejak Dini

Siswa SMPN 2 Jember Wajib Setor Sampah Sebelum Pulang, Menanamkan Kebersihan Lingkungan Sejak Dini

Jember-Spektroom : Kepala SMPN 2 Jember, Heru Wahyudi, S.Pd., M.Pd., mengatakan kepedulian terhadap lingkungan perlu dibangun melalui pembiasaan. Menurutnya, pendidikan lingkungan akan lebih bermakna apabila nilai-nilai yang diperoleh siswa di sekolah dapat diterapkan dalam kehidupan di luar sekolah. “Kami ingin kepedulian terhadap lingkungan menjadi kebiasaan, bukan sekadar kegiatan sesaat.

Budi Sucahyono, Julianto
Bakesbangpol Bekali 210 Mahasiswa Baru UM Jember Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045

Bakesbangpol Bekali 210 Mahasiswa Baru UM Jember Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045

Jember-Spektroom : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember mendorong mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (UM) Jember menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan, mampu menyikapi perbedaan, serta bertanggung jawab dalam menggunakan ruang digital. Pesan tersebut disampaikan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember yang dalam kesempatan ini

Budi Sucahyono, Julianto
Menko Polkam Pimpin Rapat Penanganan Serta Mitagasi Karhutla Secara Virtual, Lima Titik Api Kembali Terpantau di Riau

Menko Polkam Pimpin Rapat Penanganan Serta Mitagasi Karhutla Secara Virtual, Lima Titik Api Kembali Terpantau di Riau

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka pembahasan perkembangan penanganan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara virtual, Selasa (15/9/2026). Rapat tersebut dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago dengan fokus utama membahas upaya penanganan serta mitigasi

Salman Nurmin, Rafles
ссс