Evakuasi Satwa Terdampak Karhutla, Orangutan Novita Jalani Perawatan Intensif
Palangka Raya-Spektroom: Seekor anak orangutan bernama Novita kini mendapat perawatan intensif di pusat rehabilitasi Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Nyaru Menteng, Palangka Raya. Novita dievakuasi dalam kondisi mengalami luka bakar pada bagian tangan dan kaki akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah, Andi M. Kadhafi, menyatakan bahwa kondisi Novita saat ini berangsur stabil dan tidak dalam keadaan kritis. Ia dirawat langsung oleh tim dokter hewan dan paramedis.
Novita merupakan bagian dari sedikitnya 17 individu orangutan yang berhasil dievakuasi oleh BKSDA Kalimantan Tengah bersama mitra konservasi. Evakuasi ini dilakukan di sejumlah wilayah yang terdampak karhutla, seperti Kotawaringin Barat, Seruyan, dan Murung Raya.
Secara keseluruhan, BKSDA Kalteng mencatat ada sekitar 25 hingga 26 individu satwa dari berbagai jenis yang telah dievakuasi dari lokasi karhutla. Selain orangutan, satwa lain yang turut diselamatkan meliputi beruang madu dan trenggiling.
Untuk mencegah jatuhnya korban dari satwa liar, BKSDA bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, dan lembaga konservasi terus meningkatkan patroli di lapangan.
Tim gabungan memantau titik api sekaligus mencari satwa yang terjebak atau keluar dari habitatnya.
BKSDA Kalteng mengimbau masyarakat agar menghentikan segala aktivitas pembakaran lahan yang memicu karhutla.
Warga juga diminta segera melapor jika melihat satwa liar yang terancam api. Laporan dapat dikirimkan melalui call center BKSDA Kalimantan Tengah di nomor 0811-5218-500 atau melalui instansi kehutanan setempat.