Trending

Gas Elpiji 3 Kg Langka di Takengon

Elpiji 3kg Langka

Warga antri gas lpg3kg
Warga antri untuk membeli gas elpiji 3 kg di Takengon. (Foto: Spektroom)

Spektroom – Gas elpiji 3 kilogram, lebih dari 25 hari, langka di Takengon, Aceh Tengah. Ibu rumah tangga saat ini, sangat bergantung pada gas subsidi ini untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Sejak usai shalat subuh, ratusan warga, terutama kaum ibu di Kecamatan Bebesen, telah memadati titik-titik distribusi yang ditetapkan pemerintah.

Mereka tampak membawa tabung kosong dan rela mengantre sejak dini, hari demi mendapatkan gas. Antrean panjang mulai terlihat selepas shalat subuh di sejumlah titik strategis, seperti Masjid Kuba, Pasar Paya Ilang, Lapangan Musara Alun, dan Terminal Lama Bebesen.

Kelangkaan ini dipicu oleh bencana alam yang melanda wilayah Aceh, yang mengganggu jalur distribusi gas hingga kini belum sepenuhnya pulih.

Di titik distribusi resmi, gas elpiji 3 kg dijual dengan harga Rp25 ribu per tabung. Namun, sebagian warga terpaksa membeli dari pedagang yang membawa langsung dari Aceh Utara, dengan harga yang melonjak drastis antara Rp100 ribu hingga Rp 140 ribu per tabung.

Lonjakan harga gas elpiji ini sangat memberatkan masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Aceh Tengah terisolir, setelah dilanda banjir dan longsor 26 November 2025. Akses jalan yang terputus menyebabkan kelangkaan BBM dan elpiji di wilayah ini.

Berita terkait

Menkop Dorong Koperasi Masjid dan BKPRMI Jadi Penggerak Ekonomi Umat Baru

Menkop Dorong Koperasi Masjid dan BKPRMI Jadi Penggerak Ekonomi Umat Baru

Jakarta — Spektroom : Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat peran koperasi sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional. Ia secara khusus mendorong agar koperasi berbasis masjid dapat segera direalisasikan dan dikelola langsung oleh organisasi kemasyarakatan seperti Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI). Menurutnya, masjid tidak hanya

Nurana Diah Dhayanti