Gebyar Melayu Pesisir 2026 Targetkan Penjualan Rp10,5 Miliar Perkuat UMKM

Gebyar Melayu Pesisir 2026 Targetkan Penjualan Rp10,5 Miliar Perkuat UMKM
Pembukaan GMP 2026 oleh Sekda Kepri Misni di dampingi Kepala BI Kepri(Foto Diskominfo)

Kepri – Spektroom : Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau menggelar acara Gebyar Melayu Pesisir (GMP) 2026 di K Square Batam hingga 20 September 2026. Acara ini mengangkat warisan budaya Melayu untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi lewat pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, fesyen, dan kuliner.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni, membuka acara ini didampingi Kepala BI Kepri, Rony Widijarto. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, turut hadir secara virtual melalui video tapping yang ditandai dengan pemukulan gendang.

Misni menyampaikan bahwa wilayah Kepri seluas 425.214,72 kilometer persegi memiliki 2.028 pulau dengan 98 persen lautan dan 2 persen daratan. Posisi strategis di Selat Malaka menjadikan Kepri sebagai gerbang investasi, perdagangan, dan pariwisata internasional. Rangkaian acara ini mencakup kurasi UMKM, digitalisasi, Export Coaching Program, business matching ekspor, pameran, hingga pelatihan tenun. Pemerintah dan BI juga fokus memperluas penggunaan sistem pembayaran digital QRIS bagi masyarakat dan wisatawan, termasuk program inovatif "Wakafein" (berwakaf via digital dapat kopi).

Kepala Bank Indonesia Kepri (Foto Diskominfo)

Data Penjualan GMP

Tahun. 2024

Target Penjualan Rp.10.000.000,- Realisasi Penjualan Rp12.000.000.000

Tahun2025

Target Penjualan Rp10.000.000.000

Realisasi Penjualan Rp13.000.000.000

Tahun 2026

Target Penjualan Rp10.500.000.000

Realisasi Penjualan Dalam proses

Berita terkait

Rudy Susmanto, Apresiasi Konsistensi PMI dalam Penanganan Bencana dan Aksi Kemanusiaan

Rudy Susmanto, Apresiasi Konsistensi PMI dalam Penanganan Bencana dan Aksi Kemanusiaan

Bogor- Spektroom : Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas kiprah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor yang dinilai konsisten membantu masyarakat. PMI dinilai selalu hadir di garda terdepan, khususnya dalam penanganan berbagai musibah dan kegiatan kemanusiaan. Hal tersebut disampaikan Bupati Bogor saat menghadiri rangkaian acara di Gelora Pakansari, Cibinong,

Asmari, Heriyoko