Gelar Halal Bihalal Gubernur Mirza Ajak Jadikan Nilai-nilai Ramadan sebagai Fondasi DiKehidupan dan Lingkungan Kerja

Gelar Halal Bihalal Gubernur Mirza Ajak Jadikan Nilai-nilai Ramadan sebagai Fondasi DiKehidupan dan Lingkungan Kerja
Halal bilhalal Idul Fitri 1447 Hijriah Pemerintah Provinsi Lampung di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung. (Foto Diskominfotik Lampung)

Bandarlampung - Spektroom : Halal Bihalal bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat capaian dan pembelajaran selama bulan Ramadan. Ia menilai, nilai-nilai seperti disiplin, pengendalian diri, dan peningkatan ibadah harus tercermin dalam kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal itu disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal pada Halal bilhalal Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (30/3/2026).

Gubernur juga mengajak semua pihak menjadikan nilai-nilai Ramadan sebagai fondasi dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari.

"Jika selama Ramadan kita mampu menahan diri, maka dalam bekerja kita juga harus mampu menahan diri dari hal-hal yang tidak benar. Disiplin yang dilatih selama Ramadan harus terus dijaga, terutama dalam melayani masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa bekerja dengan jujur, melayani dengan tulus, serta mengambil keputusan secara adil merupakan bentuk ibadah yang sesungguhnya. Ia juga mengajak seluruh ASN untuk menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, dan berbagi yang telah terbangun selama Ramadan.

Sebagai ungkapan rasa syukur tidak lupa Gubernur memberikan hadiah umrah kepada 23 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an lebih dari lima kali selama Ramadan 1447 Hijriah.

Mirza menjelaskan bahwa hadiah umrah tersebut merupakan bentuk apresiasi bagi ASN yang memanfaatkan bulan suci untuk meningkatkan kualitas ibadah, khususnya membaca Al-Qur’an.

“Saya yakin di bulan Ramadan kemarin banyak yang memperbaiki ibadah, memperbaiki ngajinya. Tadi saya ditanya oleh Bu Kesra, Bapak mau bagikan umrah lagi tidak. Saya tanya dulu, siapa yang di atas 15 kali khatam,” ujar Mirza.(@Ng).

Berita terkait

Dari Daun Kelor ke Etalase Digital, UMI Dorong PKK Gattareng Naik Kelas

Dari Daun Kelor ke Etalase Digital, UMI Dorong PKK Gattareng Naik Kelas

Bulukumba-Spektroom: Daun kelor selama ini lebih sering dipandang sebagai tanaman pekarangan. Di Desa Gattareng, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, tanaman tersebut mulai diarahkan menjadi komoditas bernilai ekonomi. Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Tim DPPM menggelar pendampingan dan pelatihan pembuatan keripik kelor sehat sekaligus desain kemasan berbasis teknologi digital bagi kader PKK

Yahya Patta, Buang Supeno
Pemprov Sumbar Dukung Kota Padang menuju Kota Gastronomi Internasional

Pemprov Sumbar Dukung Kota Padang menuju Kota Gastronomi Internasional

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mendorong Kota Padang mengubah kekuatan kuliner menjadi mesin ekonomi, pariwisata dan budaya untuk menembus panggung gastronomi dunia. Popularitas masakan Padang dinilai sudah menjadi modal awal, tetapi harus diikuti mutu, keamanan pangan dan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah melalui

Rafles
KONI Banyumas Perkuat Mental Atlet Jelang Porprov 2026, Gandeng Yonif 405 Wangon

KONI Banyumas Perkuat Mental Atlet Jelang Porprov 2026, Gandeng Yonif 405 Wangon

Banyumas-Spektroom : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banyumas mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Selain meningkatkan kemampuan teknis, KONI Banyumas kini memfokuskan pembinaan pada mental dan semangat juang atlet. Sebanyak 427 atlet dan pelatih mengikuti kegiatan character building yang digelar bekerja sama dengan Batalyon Infanteri

Bian Pamungkas
ссс