Gelar Kebesaran “Datok Seri Diwangsa Wira Perdana” untuk Ketua MPR Ahmad Muzani

Gelar Kebesaran “Datok Seri Diwangsa Wira Perdana” untuk Ketua MPR Ahmad Muzani
Ketua MPR Ahmad Muzani (Foto : Diskominfo Kepri)

 Spektroom –Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau memberikan gelar kebesaran kepada Ketua MPR, Ahmad Muzani. Penetapan gelar itu  berdasarkan Keputusan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau nomor 96-8-2025 yang merupakan hasil musyawarah pengurus LAM Kepri pada tanggal 4 Agustus 2025.

Penyematan Gelar tersebut dilakukan oleh Ketua Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau, H. Raja Al-Hafiz bergelar Datok Wira Setia Laksana di Balai Adat Seri Indra Sakti, Jum’at (14/11/2025/).

Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan penganugrahan gelar ini merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali peran Budaya Melayu sebagai pilar peradaban Nusantara.

“Nilai nilai Budi pekerti, tutur kata, kejujuran, musyawarah dan integritas, adalah fondasi kepemimpinan yang sejalan dengan tugas MPR dalam menjaga 4 pilar kebangsaan dan gelar yang diperolehnya menjadikan motovasi dalam memperjuangkan nilai nilai luhur budaya untuk kemajuan bangsa”,tegasnya

"Pemberian gelar kepada Ahmad Muzani mengandung arti sebagai pemimpin yang mulia bangsawan utama gagah berani. Gelar kebesaran ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi dari masyarakat Melayu Kepulauan Riau Kepada Tokoh masyarakat yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap bangsa, terutama dalam menjaga kemulian konstitusi dan 4 pilar kebangsaan,” jelasnya Al Hafiz.

Foto :Diskominfo Kepri

Selama 2 hari mengadakan kunjungan kerja di Kepulauan Riau, Ketua MPR RI Ahmad Muzani juga meninjau pasar Tanjungpinang, dan tempat Peninggalan bersejarah Melayu Pulau Penyengat didampingi Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.

 

Berita terkait

Camat Bungku Kabupaten Morowali  Meraih Gelar  Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Camat Bungku Kabupaten Morowali Meraih Gelar Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Spektroom - Kinerja aparatur sipil negara merupakan faktor kunci dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan.publik.Ditengah tuntutan reformasi birokrasi,globalisasi dan digitalisasi layanan Aparatur sipil negara tidak hanya di tuntut bekerja secara administratif,namun juga harus mampu menunjuķkan kinerja yang produktif,adaptif dan berorientasi. Camat Bungku Kabupaten Morowali

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti