Gen Z Didorong Jadi Motor Kebangkitan Koperasi Merah Putih Kedepan

Gen Z Didorong Jadi Motor Kebangkitan Koperasi  Merah Putih Kedepan
Acara Soemitrofest di Purworejo ajak GenZ dukung Koperasi Merah Putih ( hunas kemenkop)

Spektroom – Semangat berkoperasi kembali digelorakan melalui ajang Soemitrofest Koperasi Goes to Campus bertema “Koperasi Tak Lagi Tua, Cara Lama Rasa Baru”. Hal tersebut bisa dikigat pada kegiatan Soemitro fest  yang diadakan di Puworejo Sabtu (14 2). Acara ini menjadi momentum penting untuk mengajak generasi muda, gen Z dan milenial khususnya mahasiswa dan santri, agar melek koperasi dan menjadikannya sebagai motor penggerak ekonomi masa depan. 

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi (Kemenkop), Destry Anna Sari menegaskan bahwa anak muda harus menjadi garda terdepan dalam kebangkitan koperasi. Kreativitas dan inovasi yang menjadi ciri khas anak muda menjadi salah satu modal utama dalam upaya melakukan transformasi bisnis koperasi 

“Anak muda harus menjadi game changer. Mereka adalah masa depan ekonomi Indonesia, masa depan koperasi,” ujar Destry di Puworejo, Minggu (15/2 2026)

Destry percaya bahwa di tangan anak-anak muda, koperasi dapat lebih berkembang dan maju ketika disinergikan dengan perkembangan teknologi. Terlebih dengan keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, menjadikan ruang dan peluang anak-anak muda terlibat dalam ekosistem pengembangan koperasi semakin besar.

“Ketika kita berbicara koperasi yang jumlahnya 83 ribu, jalannya ke depan adalah generasi muda. Mereka yang berpendidikan tinggi, mereka yang akan menjadi pemain utama,” jelasnya. 

Ia memberikan contoh bahwa di Purworejo terdapat potensi sumber daya alam seperti yang dapat dimonetisasi lebih tinggi seperti gula semut, sabut kelapa, arang batok kelapa dan potensi lainnya melalui wadah koperasi. Dengan melibatkan anak-anak muda mengelola sumber daya alam tersebut diharapkan tercipta nilai tambah yang lebih sehingga dapat menopang kesejahteraan masyarakat khususnya diri mereka sendiri

Para peserta Soemitrofest berfoto bersama ( hunas kemenkop)

“Kami ingin anak muda lokal membawa potensi ini menjadi penggerak ekonomi nasional,” tambahnya.

Destry berharap kegiatan serupa Soemitrofest ini dapat digelar lebih masif di berbagai daerah dengan mengundang lebih banyak Gen Z terutama dari kalangan mahasiswa ataupun santri. Semakin banyak anak muda yang terlibat maka tingkat literasi terkait koperasi di kalangan mereka akan semakin meningkat.

"Ketika kita berbicara industrialisasi, hilirisasi hingga swasembada pangan, maka seharusnya anak-anak muda inilah yang berdiri di barisan terdepan," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung Kopdes/Kel Merah Putih hingga beroperasi. Termasuk diantaranya menggaet anak-anak muda di Kabupaten Purworejo untuk terlibat langsung dalam pengelolaan Koperasi.

Rektor IAI An-Nawawi Ashfa Khoirunnisa’  menyambut baik program Koperasi Goes to Campus karena melalui program ini dapat menggugah kesadaran para mahasiswa untuk menjadi bagian terpenting dalam upaya memajukan perekonomian bangsa melalui koperasi.

“Saya senang sekali ada program ini di kampus kami. Saya mengajak anak muda Indonesia untuk ikut bergabung dan memajukan koperasi,” katanya.

Berita terkait

Bupati Rembang, Harno Tekankan Pendidikan Karakter pada  Peringatan Hardiknas 2026

Bupati Rembang, Harno Tekankan Pendidikan Karakter pada Peringatan Hardiknas 2026

Rembang-Spektroom: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Alun-alun Rembang, Sabtu (2/5/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat Pemkab, ribuan guru, serta peserta didik yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Bupati Rembang, Harno, dalam kesempatan

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas