Gerakan Kebersihan Pantai Watu Ulo Ciptakan Lingkungan Laut Bersih Tanpa Sampah
Spektroom - Pemkab Jember Bersama TNI, Polri, warga binaan Bapas, pelajar, Pramuka, dan para relawan, menggelar kegiatan bersih-bersih pantai Watu Ulo di kecamatan Ambulu, kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Sabtu (07/02/2026).
Bupati Jember Muhammad Fawait kepada spektroom.co.id Sabtu (07/02/2026) mengatakan, kami bergerak bahu-membahu membersihkan pesisir, menyatukan langkah untuk satu tujuan, menjaga alam yang menjadi kebanggaan Jember. “Kegiatan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih. Lebih dari itu, ini adalah upaya menumbuhkan kesadaran, menanamkan kepedulian, dan memberi teladan bahwa merawat lingkungan adalah tanggung jawab bersama dimulai dari hal sederhana, dilakukan dengan keikhlasan,” ungkapnya.

Bupati Fawait menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan berkontribusi. “Langkah kecil hari ini membawa harapan besar bagi Pantai Watu Ulo dan Jember yang lebih bersih, sehat, dan lestari untuk generasi mendatang,” jelasnya. Sementara Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Jember, Bobby Arie Shandi kepada spektroom.co.id menjelaskan kegiatan ini difokuskan pada desa wisata di kawasan pesisir selatan Jember, dengan Pantai Watu Ulo sebagai lokasi utamanya. Gerakan Wisata Bersih di kawasan Pantai Watu Ulo, Kecamatan Ambulu, kabupaten Jember, Jawa Timur, bertujuan menciptakan lingkungan pantai dan laut yang bersih, sehat, dan bebas dari sampah, sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan destinasi wisata. “Aksi ini tidak hanya membersihkan pantai secara fisik, tetapi juga mengedukasi masyarakat dan wisatawan agar menjadikan kebersihan sebagai bagian tak terpisahkan dari aktivitas wisata,” ungkap Bobby Arie Shandi kepada spektroom.co.id Sabtu (07/02/2026)

Menurut Bobby Arie Shandi, Pantai Watu Ulo, sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jember Selatan, dipilih sebagai lokasi utama kegiatan. Pantai ini merupakan ikon pariwisata daerah yang memiliki daya tarik khas dan menjadi simbol kebanggaan masyarakat setempat. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kesadaran bahwa kebersihan lingkungan merupakan pondasi utama dalam membangun destinasi wisata yang berkelanjutan. Pantai yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengunjung, tetapi juga menjaga ekosistem laut dan pesisir tetap lestari. Para peserta dibekali sarung tangan, kantong sampah, dan alat bantu kebersihan lainnya. Area pembersihan mencakup garis pantai, tempat duduk pengunjung, hingga area parkir. Sampah yang terkumpul dipilah antara sampah organik dan anorganik untuk kemudian dibawa ke tempat pemrosesan. Edukasi singkat tentang ecotourism dan pengelolaan sampah mandiri juga diberikan kepada peserta dan pengunjung. "Kegiatan ini adalah cerminan dari semangat gotong royong. Kita tidak hanya menjaga wajah pantai hari ini, tetapi juga masa depan pariwisata Jember secara menyeluruh," pungkasnya. (Budi S)