Gerakkan Segala Potensi, Wako Fadly Amran Ajak Relawan Satukan Kekuatan Tangani Dampak Bencana

Gerakkan Segala Potensi, Wako Fadly Amran Ajak Relawan Satukan Kekuatan Tangani Dampak Bencana
Wali Kota Padang, Fadly Amran ajak relawan satukan kekuatan tangani dampak bencana. (Foto: Diskominfo Kota Padang)

Spektroom - Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengajak seluruh relawan kebencanaan se-Kota Padang untuk menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi agar penanganan dampak bencana dapat dilakukan secara lebih terukur dan efektif.

Hal tersebut disampaikannya saat pertemuan dengan gabungan relawan kebencanaan Kota Padang di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (7/1/2026).

Menurut Fadly Amran, selama ini berbagai inisiatif yang dilakukan relawan secara mandiri sudah sangat luar biasa. Namun, menghadapi situasi bencana yang bersifat extraordinary, diperlukan penanganan yang juga luar biasa dan ekstrem, melalui kolaborasi dan komunikasi yang lebih kuat.

“Sekarang kita satukan semua kekuatan agar lebih terukur sehingga hasilnya maksimal. Penanganannya memang tidak mudah, tapi harus kita hadapi bersama," ujar Fadly Amran.

Ia menekankan pentingnya penguatan komunikasi lintas pihak, termasuk dengan membentuk grup komunikasi dan tim kecil yang bertugas mengoordinasikan informasi di lapangan.

Terkait penanganan pascabencana, Fadly Amran menyampaikan bahwa Pemko Padang percaya dan berkomitmen terhadap dukungan Pemerintah Pusat dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon). Tahap tanggap darurat direncanakan berlangsung selama tiga bulan, dilanjutkan dengan tiga bulan berikutnya untuk proses rehab dan rekon.

"Yang terpenting saat ini adalah mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang," tegasnya.

Dijelaskannya bahwa penanganan dilakukan dengan dua pendekatan. Pertama, membantu masyarakat agar dapat kembali menempati tempat tinggalnya jika masih memungkinkan. Kedua, menyiapkan alternatif bagi warga yang harus direlokasi, baik melalui hunian sementara (huntara) maupun bantuan biaya sewa.

Bagi rumah warga yang mengalami kerusakan berat atau hanyut, pemerintah memastikan akan dibangunkan hunian tetap. Namun demikian, Wali Kota mengakui bahwa proses relokasi bukan hal mudah karena masyarakat harus meninggalkan tempat yang sarat dengan kenangan.

"Yang kita bangun terlebih dahulu adalah daerah relokasi agar lebih aman dan mengantisipasi kejadian berulang. Kami mengajak warga untuk mendaftarkan diri melalui lurah dan camat setempat untuk mau direlokasi ke Huntara," ujarnya.

Menutup arahannya, Wali Kota Padang mengajak seluruh elemen masyarakat dan relawan untuk mengolektifkan seluruh potensi yang ada melalui pelaksanaan gotong royong bersama demi percepatan pemulihan lebih cepat. (RRE/Taufik/Viqi/Defri/Wiki)

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti