Ground Breaking Dapur SPPG Polres Landak Perkuat Distribusi MBG

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi

Ground Breaking Dapur SPPG Polres Landak Perkuat Distribusi MBG
Ground Breaking Dapur SPPG Polres Landak di desa Serimbu oleh Bupati Landak Karolin. Foto : Sartiman

Spektroom – Pemerintah Kabupaten Landak menunjukkan komitmennya memperkuat layanan publik, khususnya pemenuhan gizi masyarakat. Hal itu terlihat saat Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, melakukan ground breaking pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polres Landak di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Jumat, (21/11/2025),

Pembangunan dapur SPPG ini menjadi salah satu fasilitas yang sangat dinantikan, terutama untuk menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah pedalaman.

Bupati Karolin menegaskan bahwa pembangunan Dapur SPPG bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari strategi besar pemerintah untuk memastikan pelayanan gizi merata hingga pelosok Landak. Ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Landak sepenuhnya mendukung program strategis nasional, termasuk MBG, yang sedang digencarkan oleh pemerintah pusat.

Keberadaan dapur SPPG di Serimbu menjadi pusat logistik yang sangat penting. Mengingat Kecamatan Air Besar dan sekitarnya memiliki banyak wilayah yang masuk kategori 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), maka fasilitas ini diharapkan dapat memperlancar distribusi makanan bergizi ke anak-anak sekolah dan kelompok masyarakat penerima manfaat lainnya.

Sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian sangat dibutuhkan, mengingat tantangan terbesar di Landak adalah akses jalan dan distribusi logistik yang sering terkendala cuaca maupun medan yang berat. Karolin menekankan bahwa setiap dapur SPPG nantinya harus memenuhi standar pelayanan, termasuk higienitas dan sanitasi yang memadai.

Pemerintah berharap pembangunan fasilitas ini dapat diselesaikan tepat waktu sehingga segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pembangunan dapur SPPG ini menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam memastikan pelayanan gizi dapat berjalan efektif, terutama di wilayah pedalaman yang sangat membutuhkan dukungan infrastruktur.

Berita terkait

Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda

Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda

Junaidi, Agung Yunianto Spektroom – Mahasiswa Kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Tahun 2026 melaksanakan program kerja berbasis potensi lokal dengan memanfaatkan limbah cangkang kelapa sawit menjadi briket sebagai energi alternatif. Kegiatan ini merupakan implementasi dari tema KKN UNISKA 2026, “Optimalisasi Pengelolaan Potensi Lokal untuk Mendorong Kemajuan

Junaidi