Gubernur dan Pangdam Perkuat Penertiban Gunung Botak, Diklaim Mulai Tunjukan Hasil Nyata

Gubernur dan  Pangdam Perkuat  Penertiban Gunung  Botak, Diklaim Mulai Tunjukan Hasil Nyata
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menerima kunjungan silaturahmi Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto di Kantor Gubernur Maluku. (Foto: Eva. M)

Ambon-Spektroom : Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menerima kunjungan silaturahmi Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto di Kantor Gubernur Maluku, sebagai langkah awal memperkuat koordinasi dan sinergi antar lembaga dalam menjaga stabilitas daerah.

Demikian disampaikan Lewerissa kepada wartawan, usai pertemuan dengan Pangdam. Lewerissa menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan silaturahmi perdana sejak Pangdam XV/Pattimura bertugas di Maluku.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa saat di wawancarai Wartawan di kantor Gubernur Maluku. (Foto Eva. M)

Ia menyambut kehadiran jajaran TNI dengan penuh keterbukaan, sekaligus menegaskan pentingnya hubungan yang kondusif, produktif, dan berkelanjutan antara pemerintah daerah dan aparat keamanan.

Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Provinsi Maluku, TNI, dan Polri menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan strategis, termasuk penertiban aktivitas tambang ilegal di kawasan Gunung Botak yang selama ini menjadi sorotan.

“Penertiban kali ini sangat luar biasa. Selama bertahun-tahun kawasan itu ditertibkan tapi selalu muncul kembali. Sekarang sudah tegas dan menunjukkan hasil yang baik,” ujar Lewerissa Senin (4/5/2026)

Ia menegaskan bahwa langkah tegas terhadap aktivitas tambang ilegal penting untuk melindungi lingkungan dan masyarakat sekitar praktik penambangan tanpa izin, yang dinilai hanya berorientasi pada keuntungan tanpa memperhatikan dampak kerusakan lingkungan, termasuk pencemaran dan kerusakan ekosistem.

Sebaliknya, pemerintah mendorong aktivitas pertambangan yang legal dan bertanggung jawab, dengan memperhatikan standar pengelolaan lingkungan, termasuk penanganan limbah dan dampak ekologis.

Lewerissa juga mengapresiasi koordinasi intensif dengan TNI dan Polri yang dinilai berhasil menciptakan kondisi lebih tertib di kawasan tersebut. Ia menambahkan, kehadiran pos-pos pengamanan menjadi langkah penting untuk memastikan pengawasan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Kedepan, Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi menjaga stabilitas, keamanan, dan keberlanjutan pembangunan di daerah.
“Yang penting ke depan kita terus bekerja dalam semangat kolaborasi dan sinergi untuk kepentingan Maluku,” tegasnya.(EM)

Berita terkait

Polres Kepulauan Selayar Perketat Pengawasan Pelabuhan, Antisipasi Kecelakaan Laut di Tengah Cuaca Buruk

Polres Kepulauan Selayar Perketat Pengawasan Pelabuhan, Antisipasi Kecelakaan Laut di Tengah Cuaca Buruk

Kep. Selayar – Spektroom : Polres Kepulauan Selayar memperketat pengawasan aktivitas bongkar muat kapal dan keselamatan pelayaran di seluruh wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai langkah antisipasi mencegah kecelakaan laut di tengah kondisi cuaca yang masih kurang bersahabat. Pengawasan dilakukan melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) di Pelabuhan Benteng terhadap

Yahya Patta, Buang Supeno
Merah Putih Berkibar di Pamekasan, Warga Kampung Selatan Sungai Gotong Royong Percantik Lingkungan Sambut HUT RI ke-81

Merah Putih Berkibar di Pamekasan, Warga Kampung Selatan Sungai Gotong Royong Percantik Lingkungan Sambut HUT RI ke-81

Pamekasan - Spektroom: Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mulai terasa di berbagai daerah, termasuk di Kampung Selatan Sungai, Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Kota Pamekasan, Kabupaten Pamekasan. Warga setempat bergotong royong mempercantik lingkungan dengan menghias gapura, memasang bendera Merah Putih, serta aneka ornamen bernuansa kemerdekaan. Sejak beberapa

Abdul Latif Zulkarnain, Buang Supeno
Jateng Dijuluki 'Minimarket' Bencana, Wagub Ajak Kampus Ciptakan Inovasi Mitigasi

Jateng Dijuluki 'Minimarket' Bencana, Wagub Ajak Kampus Ciptakan Inovasi Mitigasi

Kudus-Spektroom: Jawa Tengah memiliki hampir seluruh potensi ancaman bencana, mulai dari bencana hidrometeorologi, geologis, banjir, tanah longsor hingga letusan gunung api. Kondisi itu membuat provinsi ini kerap disebut sebagai "minimarket" bencana, sehingga membutuhkan kolaborasi lintas sektor dalam upaya mitigasi. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin

Sigit Budi Riyanto, Buang Supeno
ссс