Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Apresiasi Petani Cabai
Gubernur Ahmad Luthfi mengapresiasi petani cabai di wilayahnya yang mampu menjadikan Jawa Tengah sebagai salah satu penyumbang cabai nasional sebanyak 15 persen.
Jawa Tengah merupakan sentra cabai rawit nasional yang menyumbang sebesar 15,9 persen, sedang untuk cabai besar, Jawa Tengah menyumbang 13,8 persen.
Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi usai panen cabai di Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Senin(22/9/2025).
“Provinsi Jawa Tengah menjadi salah satu pemasok cabai nasional, untuk itu, Pemerintah Provinsi mempermudah pemberian kredit bagi petani cabai,” katanya.
Oleh karenanya, petani cabai di Jawa Tengah harus sejahtera. Pemerintah Provinsi Jateng akan mempermudah layanan kredit bagi para petani cabai melalui PT BPR BKK Jateng dan BUMD Provinsi Jateng.
Selain itu, Pemprov Jateng juga terus mencegah terjadinya inflasi di Jawa Tengah. Hal ini salah satunya disebabkan oleh kelangkaan dan kesulitan distribusi cabai secara nasional.
Sementara itu, Direktur Utama PT BPR BKK Jateng, Koesnano mengatakan, pihaknya memberikan pendampingan bagi 2.000 petani cabai di Kabupaten Magelang.
Pendampingan yang diberikan yakni memberikan kemudahan akses permodalan yang ringan dan pembentukan ekosisten pertanian terpadu.
“Kami memberikan bantuan permodalan sebesar Rp 17 juta per petani dengan bunga hanya0,65 persen per bulannya. Tentunya ini sangat membantu para petani dalam meningkatkan produktivitas pertaniannya,” kata Koesnanto.
Ia menambahkan, para petani cabai di Kabupaten Magelang mampu panen sepanjang tahun, tanpa terikat musim.
Koperasi dan petani cabai di Kabupaten Magelang pun berperan penting dalam pengendalian inflasi, khususnya komoditas cabai. (Wy)