Gubernur Kepri: Ekspor Ayam Hidup ke Singapura Bukti Nyata Peternakan Kepri Nampu Bersaing di Pasar Internasional
Tanjungpinang-Spektroom : Propinsi Kepulauan Riau(Kepri) merupakan wilayah perbatasan Indonesia mampu melaksanakan ekspor ayam hidup ke Singapura dengan standar yang baik dan kesehatan yang tinggi.
Ekspor Ayam hidup ke Singapura merupakan prestasi yang membanggakan dan menjadi bukti bahwa sektor peternakan unggas di Kepri berkembang semakin maju, modern dan memiliki daya saing internasional.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad melepas eksport ayam hidup ke Singapura, dilakukan melalui perusahaan Peternakan modern PT Ciomas Adisatwa dan PT Indojaya Agrinusa (Jap Group) yang berlokasi di Kabupaten Bintan Propinsi Kepulauan Riau.
Dengan penerapan sistim pemeliharaan modern, biosecurity yang ketat serta pengawasan kesehatan hewan secara berkelanjutan, ayam hidup asal Kepri berhasil memenuhi standar kualitas dan kesehatan yang di tetapkan pemerintah Singapura.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menagatakan capaian ini merupakan hasil kerja sama dan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, pelaku usaha, tenaga kesehatan hewan dan para peternak unggas di Kepri.
“Keberhasilan eksport ayam hidup ke Singapura menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kepri. Ini membuktikan bahwa sektor peternakan kita mampu bersaing di pasar Internasional dengan kualitas baik dan standar yang tinggi,” ujar Ansar.

Pemprov Kepri melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan terus melakukan pembinaan dan pengawsasan agar kualitas unggas tetap terjaga mulai dari kandang hingga proses pengiriman.
Siaran Pers Diskominfo Kepri, Kamis (7/5/206) menyebutkan, ayam hidup yang berhasil di ekspor mencapai 334.568 ekor. Kepri akan terus memperkuat sektor peternakan unggas sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pengembangan industri peternakan modrn di wilayah perbatasan Indonesia.