Gubernur Lampung Mirza Akan Hadiri Peresmian Masjid Raya Al Bakrie Bandarlampung

Gubernur Lampung Mirza Akan Hadiri Peresmian Masjid Raya Al Bakrie Bandarlampung
Masjid Raya Al Bakrie Bandarlampung (Foto Spektroom).

Spektroom - Masjid Raya Al Bakrie yang dibangun pada 2023 lalu,  Jumat, 12 September 2025 diresmikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, dan dihadiri pula tokoh nasional Aburizal Bakrie, serta Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Berdasarkan agenda Gubernur Lampung, Gubernur Mirza akan memberikan sambutan dan dijadwalkan hadir, Wakil Gubernur (Wagub) Jihan Nurlela, Forkopimda, Sekdaprov Marindo Kurniawan serta pejabat Tinggi Pratama dilingkungan Pemprov Lampung dan Bupati/ Walikota.

Dari penelusuran, Masjid yang berdiri megah di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung ini dibangun di atas lahan seluas 2,3 hektare.

Dengan kapasitas mencapai 12.000–13.000 jemaah, Masjid Raya Al-Bakrie diproyeksikan menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan terbesar di Provinsi Lampung. Ruang utama dapat menampung hingga 10.000 jemaah, sementara area plaza luar menampung tambahan 2.000–3.000 orang.


Tidak hanya berfungsi sebagai rumah ibadah, masjid ini dilengkapi beragam fasilitas publik. 

Tersedia area shalat pria dan wanita, ruang VIP, area umum, plaza kota, taman bermain anak, serta ballroom di bagian bawah masjid yang dapat digunakan untuk acara pertemuan maupun resepsi pernikahan.


Pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie dimulai sejak peletakan batu pertama pada 20 Februari 2023 dan dipastikan siap digunakan saat peresmian untuk Shalat Jum'at berjamaah di Masjid termegah di Lampung ini.(@Ng).

Berita terkait

Lahan  Pertanian  Waiyomar Kota Ambon,Akan Dijadikan Demplot Tanaman Holtikultura

Lahan Pertanian Waiyomar Kota Ambon,Akan Dijadikan Demplot Tanaman Holtikultura

Ambon-Spektroom: Yayasan Bina tani Sejahtera Kota Ambon berkolaborasi dengan Kelompok Tani Waiyomar Dusun Seri Desa Urimesing Kota Ambon akan membentuk Demonstrasi Plot (Demplot) atau Kebun Percontohan budidaya tanaman holtikultura, varietas unggul. Rencana pembentukan Demplot pertanian juga menggandeng Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kementrian Pertanian Provinsi Maluku sebagai mitra kerja, sekaligus sebagai

Yantje Lekatompessy, Buang Supeno