Hadapi Keterbatasan Anggaran, Komisi A DPRD Jatim Perkuat Sinergi dengan KPU Kota Batu
Spektroom- Hadapi keterbatasan anggaran, Komisi A DPRD Jatim memperkuat sinergi dengan KPU Kota Batu guna memastikan kegiatan sosialisasi kepemiluan dan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan tetap berjalan optimal. Penguatan kolaborasi tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Komisi A DPRD Jawa Timur ke Kantor KPU Kota Batu, Senin (23/2/2026).
Kunjungan ini difokuskan pada koordinasi dan konsolidasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, sekaligus optimalisasi sosialisasi kepemiluan untuk menjaga dan meningkatkan partisipasi masyarakat, meski berada dalam situasi efisiensi anggaran.
Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedy Irwansah, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya bukan dalam konteks agenda politik elektoral, melainkan memantau kesiapan KPU menjalankan fungsi sosialisasi dan pendidikan politik.
“Kami ingin memastikan langkah-langkah sosialisasi tetap berjalan, meski tahapan Pemilu belum dimulai secara resmi,” ujarnya.
Dedy mengungkapkan, ke depan akan didorong adanya nota kesepahaman (MoU) antara KPU, Kesbangpol, dan DPRD untuk mengoptimalkan kolaborasi lintas lembaga. Menurutnya, partisipasi pemilih yang konkret dan alami hanya dapat dibangun melalui pendidikan politik berkelanjutan, sebagaimana pengalaman Pemilu 2004.
Ia juga menyoroti proyeksi Pemilu 2029, di mana sekitar 60 persen pemilih berasal dari generasi muda dan pemilih pemula. “Kami ingin memulai dari angka dasar perkembangan data pemilih dan memformat partisipasi sejak dini agar tidak sekadar seremonial, melainkan partisipasi substansial,” tegasnya.
Terkait keterbatasan anggaran, Dedy memastikan DPRD Jawa Timur siap berkolaborasi mencari solusi. “Insya Allah kami carikan solusi. DPRD Jatim memiliki sejumlah program yang bisa dikolaborasikan bersama KPU dan melibatkan masyarakat luas. Dengan pendidikan politik yang baik, ujungnya biaya politik bisa ditekan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Batu, Heru Joko Purwanto, menegaskan bahwa KPU memiliki kewajiban melakukan pemutakhiran data pemilih serta sosialisasi pemilih secara berkelanjutan. Ia juga menyampaikan keterbukaan KPU dalam pemanfaatan fasilitas.
“Gedung KPU bisa digunakan siapa saja, sepanjang memberi ruang untuk kegiatan sosialisasi kepemiluan,” katanya.
Heru menyambut positif penguatan sinergi dengan Komisi A DPRD Jatim, terlebih dilakukan di bulan Ramadan. Menurutnya, langkah tersebut relevan dengan kondisi KPU yang tengah menghadapi efisiensi anggaran. “Kami senang Komisi A bisa melihat langsung kondisi di lapangan dan memahami tantangan yang kami hadapi,” tambahnya.
Anggota KPU Jawa Timur, Eko Wisnu Wardana, menilai kunjungan di Kota Batu menjadi momentum penting sekaligus bentuk pengawasan langsung terhadap proses pemutakhiran data pemilih. “Harapannya sinergi pengawasan dan kolaborasi ke depan semakin kuat,” ujarnya.
Melalui penguatan sinergi ini, Komisi A DPRD Jatim berharap jajaran komisioner KPU, khususnya di Kota Batu, dapat bergerak lebih cepat dan masif dalam sosialisasi demi meningkatkan kualitas demokrasi serta partisipasi masyarakat pada Pemilu mendatang.