Hadapi Lebaran 2026, Stok LPG di Ponorogo Dijamin Aman
Madiun-Spektroom : Stok Liquid Petroleum Gas (LPG) di Ponorogo menghadapi lebaran 2026 dijamin aman karena mendapat pasokan LPG 3 kali lipat dari biasanya.
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita ketika mendatangi Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE) Buana Karya Suryapratama (18/3/2026) mendapat kepastian tambahan pasokan 70.560 tabung isi LPG ukuran 3 kilogram.
Lisdyarita yang datang ke SPBE bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sempat bertemu dengan sales Branch Manager (SBM) Kediri IV Gas Pertamina, Gatot Subroto, yang mengatakan bahwa wilayah Kabupaten Ponorogo mendapat tambahan pasokan puluhan ribu tabung LPG ukuran 3 kilogram, masing-masing pada 17 Maret, 19 Maret, dan 22 Maret 2026. Plt.Bupati Ponorogo merasa lega setelah melihat langsung proses produksi di SPBE. Rata-rata distribusi harian LPG 3 kilogram di wilayah Ponorogo mencapai 29.820 tabung.
“Kita berterima kasih karena ada penambahan pasokan menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri. InsyaAllah Ponorogo tidak terjadi kelangkaan gas LPG melon,” harapnya. Menurut Lisdyarita, Pemkab Ponorogo turut menyiapkan langkah pencegahan potensi praktik curang distribusi LPG. Keberadaan satuan tugas (satgas) bentukan Polres Ponorogo akan efektif menangkal praktik kotor perniagaan bahan bakar gas untuk keperluan memasak setiap rumah tangga itu.
“Kami mendukung tugas satgas agar tidak terjadi penimbunan tabung gas LPG,” tegasnya. Sementara itu, Sales Branch Manager (SBM) Kediri IV Gas Pertamina Gatot Subroto meminta masyarakat proaktif melapor jika mengetahui ada pangkalan sengaja menahan penyaluran gas LPG ke konsumen.
Pihaknya berhitung tambahan pasokan dalam tiga kali distribusi mampu mencukupi kebutuhan masyarakat selama Lebaran. Ia menginstruksikan pangkalan untuk langsung menjual gas ke konsumen, sehingga diharap masyarakat tidak panik.