Hadapi Pertumbuhan Energi, PLN Operasikan SUTT Muara Tawar-Incomer Tahap 2
Bekasi-Spektroom : PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) mencatat capaian penting dalam pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan melalui pengoperasian Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) Muara Tawar–Incomer Tahap 2 (Final).
Pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 3 (UPP JBB 3) tersebut merupakan bagian dari penataan dan penguatan sistem transmisi di kawasan Muara Tawar dan Bekasi.
Pengoperasian tahap final ini mencakup SUTT 150 kV Muara Tawar–Kandang Sapi #1 (TX) sepanjang 7,8 kilometer sirkuit (kms), SUTT 150 kV Muara Tawar–Harapan Indah (T.17) sepanjang 8,96 kms, serta Gardu Induk (GI) 150 kV Muara Tawar Bay Line arah Harapan Indah dan Bay Line arah Kandang Sapi #1.
Pengoperasian infrastruktur tersebut memberikan tambahan opsi dalam pengelolaan sistem tenaga listrik, khususnya untuk menjaga keseimbangan penyaluran daya pada subsistem Muara Tawar dan Bekasi.
Selain itu, infrastruktur ini turut mendukung pengurangan beban pada Interbus Transformer (IBT) Bekasi sehingga fleksibilitas dan optimalisasi pengoperasian sistem kelistrikan dapat semakin ditingkatkan.
Manager UPP JBB 3, Kasirun, mengatakan pengoperasian Incomer Tahap 2 Muara Tawar merupakan hasil dari proses pembangunan yang dilaksanakan secara terencana, terkoordinasi, dan melibatkan berbagai pihak.
“Kami menjawab kebutuhan pertumbuhan sistem kelistrikan melalui pembangunan infrastruktur yang memiliki kapasitas dan tingkat keandalan sesuai dengan kebutuhan jangka panjang. Pengoperasian Incomer Tahap 2 Muara Tawar menjadi salah satu kontribusi UPP JBB 3 dalam memastikan kesiapan infrastruktur transmisi untuk mendukung peningkatan kebutuhan listrik, khususnya di kawasan Bekasi–Muara Tawar yang memiliki aktivitas industri dan ekonomi yang terus berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, Executive Vice President Panas Bumi selaku Pelaksana Harian (PLH) General Manager PLN UIP JBB, John Yuddy Steven Rembet, menyampaikan bahwa penambahan infrastruktur transmisi tersebut semakin memperkuat dukungan sistem kelistrikan di wilayah Muara Tawar dan Bekasi dalam menghadapi pertumbuhan kebutuhan energi.
Menurutnya, penguatan sistem kelistrikan di kawasan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan listrik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan aktivitas masyarakat, industri, dan berbagai sektor strategis yang membutuhkan pasokan listrik yang andal.
“Pengoperasian SUTT 150 kV Muara Tawar–Incomer Tahap 2 (Final) merupakan bagian dari perjalanan PLN UIP JBB dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan yang memberikan manfaat jangka panjang. Setiap pembangunan kami arahkan untuk menghadirkan sistem kelistrikan yang tangguh, adaptif, dan siap menjawab kebutuhan energi di masa depan,” ujar John.
Ia menambahkan, kawasan Bekasi–Muara Tawar memiliki peran strategis sebagai salah satu kawasan dengan aktivitas industri dan ekonomi yang terus berkembang. Oleh karena itu, penguatan sistem kelistrikan di wilayah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesiapan jaringan dalam menghadapi pertumbuhan kebutuhan energi.
“Pengoperasian Incomer Tahap 2 Muara Tawar merupakan bagian dari kontribusi PLN dalam membangun sistem kelistrikan yang semakin tangguh dan adaptif. Infrastruktur ini memberikan tambahan opsi pengoperasian sekaligus memperkuat fleksibilitas jaringan, sehingga dapat mendukung perkembangan kawasan industri Bekasi, Jakarta Utara, dan sekitarnya. Pada saat yang sama, penguatan ini turut memperkokoh sistem kelistrikan Jawa–Bali secara keseluruhan,” tambahnya.
Melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang berkelanjutan, PLN UIP JBB terus menghadirkan fondasi energi yang andal untuk menjaga listrik tetap mengalir dan roda pembangunan terus bergerak.