Hardiknas 2026 di Palangka Raya, Wamendikdasmen Wujudkan Pendidikan Berkualitas Putus Rantai Kemiskinan
Palangka Raya-Spektroom: Momen peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini terasa lebih istimewa. Kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah menjadi penegas bahwa arah pembangunan pendidikan di daerah tidak lagi sekadar wacana tapi sudah menunjukkan hasil nyata.
Dalam suasana upacara gabungan yang juga memperingati Hari Bumi ke-56 dan Hari Otonomi Daerah ke-30, Wamen dikdasmen mengatakan capaian penting Kalimantan Tengah yang dinilai progresif. Ia menyoroti adanya korelasi kuat antara kemajuan sektor pendidikan dengan penurunan angka kemiskinan ekstrem di daerah tersebut.

Hal itu dikemukakan Wamen dikdasmen di Halaman kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (2/5/2026).
“Alhamdulillah hari ini saya menghadiri puncak Hardiknas di Provinsi Kalimantan Tengah. Ini menunjukkan adanya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu untuk semua,” ujar Fajar Riza Ul Haq.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan, angka kemiskinan ekstrem di Kalteng turun dari 0,39 persen pada 2024 menjadi 0,25 persen pada 2025. Pada saat yang sama, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga naik menjadi 74,86 indikasi bahwa kualitas hidup masyarakat ikut terdongkrak.
“Ini bukan kebetulan. Ketika akses pendidikan diperluas dan kualitasnya ditingkatkan, dampaknya langsung terasa pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Fajar.
Kenaikan IPM tersebut mencerminkan keberhasilan pembangunan di berbagai dimensi utama, khususnya pada sektor pengetahuan yang menjadi salah satu indikator penting dalam pengukuran kualitas pendidikan.

Ia pun mengapresiasi berbagai program strategis yang telah dijalankan Pemprov Kalteng, mulai dari pembenahan sarana dan prasarana pendidikan, pemerataan digitalisasi pembelajaran, hingga pemberian bantuan pendidikan dan beasiswa bagi pelajar.
“Banyak beasiswa yang diberikan Bapak Gubernur Kalteng kepada pelajar SMA dan SMK di provinsi ini. Tentu ini menjadi penguat bahwa pendidikan bermutu dapat kita wujudkan secara bertahap dan berkelanjutan,” tegasnya.
Menurutnya, konsistensi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperkuat sektor pendidikan mulai dari peningkatan infrastruktur, digitalisasi pembelajaran, hingga program beasiswa menjadi faktor kunci yang mendorong capaian tersebut.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Apa yang dilakukan Kalteng hari ini, hasilnya akan terus dirasakan di masa depan,” pungkas Fajar Riza Ul Haq. (Polin-Rzn)