Hari Kedua Operasi Ketupat Semeru 2026 Polres Jember Wujudkan Kamseltibcar Lantas
Jember-Spektroom : Hari kedua Operasi Ketupat Semeru 2026 Polres Jember, sekitar 522 personel gabungan yang terdiri dari anggota kepolisian serta unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan, siaga di 6 pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu di kabupaten Jember, Sabtu (14/03/2026)
Polres Jember menyiapkan enam pos pengamanan untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan selama mudik Lebaran 2026. Pos-pos tersebut akan menjadi pusat pelayanan sekaligus pengamanan bagi pemudik yang melintas di wilayah ini.
Kasatlantas Polres Jember AKP Bernadus Bagas Simarmata, mengatakan enam pos tersebut terdiri dari satu pos terpadu, empat pos pengamanan, dan satu pos pelayanan.
Pos terpadu ditempatkan di kawasan Alun-Alun Jember dan akan menjadi pusat koordinasi berbagai instansi selama Operasi Ketupat berlangsung. “Pos terpadu itu diisi oleh seluruh stakeholder, mulai dari Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan, TNI, hingga relawan,” ungkap Bagas, Sabtu (14/03/2026).
Selain pos terpadu, kepolisian juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan di titik strategis yang menjadi jalur keluar masuk wilayah Jember.
Salah satunya berada di kawasan kecamatan Tanggul, yang menjadi pintu masuk Jember dari arah Surabaya.
Pos lainnya ditempatkan di wilayah Garahan, jalur yang menghubungkan Jember dengan Banyuwangi.
Dua pos pengamanan juga disiagakan di kawasan wisata pantai selatan yang diprediksi ramai pengunjung selama libur Lebaran, yakni di Pantai Watu Ulo dan Pantai Pancer.
Sedangkan satu pos pelayanan ditempatkan di Terminal Tawang Alun Jember untuk membantu pemudik yang menggunakan transportasi umum.
Menurut Bagas, seluruh pos tersebut beroperasi setelah apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di kabupaten Jember.
Petugas disiagakan di berbagai titik untuk membantu pengamanan serta memberikan pelayanan bagi masyarakat selama arus mudik hingga arus balik Lebaran 1447 H berlangsung.
“Pengamanan ini melibatkan seluruh elemen, mulai dari kepolisian, TNI, hingga stakeholder terkait seperti Satpol PP, Dishub dan Basarnas. Tujuannya supaya selama perayaan Lebaran masyarakat Jember bisa merayakannya dengan aman, sesuai tagline kita mudik aman, keluarga bahagia,” jelasnya.
Dari total 522 personel yang dikerahkan, sebanyak 250 anggota berasal dari kepolisian. Sementara 272 personel lainnya merupakan gabungan dari berbagai instansi terkait.
Operasi Ketupat Semeru 2026 difokuskan untuk menjaga Kamseltibcarlantas atau keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama masa mudik hingga libur Lebaran.
Polres Jember juga telah memetakan sejumlah titik rawan kepadatan kendaraan di wilayah Jember. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian di antaranya Simpang Empat Mangli yang merupakan jalur keluar masuk kota, serta sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Ahmad Yani dan Jalan Trunojoyo. (Budi S)