Trending

Hari Pertama Pencak Silat PON Beladiri II 2025: Tiga Pesilat Sumbar Melenggang ke Babak Penyisihan Kedua

Hari Pertama Pencak Silat PON Beladiri II 2025: Tiga Pesilat Sumbar Melenggang ke Babak Penyisihan Kedua
Teks Pesilat Sumbar Muhammad Farid (sudut merah) mengalahkan pesilat Lampung, Alam Ratu di Kelas A Putra, hari pertama cabor pencak silat PON Beladiri II 2025 Kudus. (Foto: Hendri Parjiga/Humas KONI Sumbar)

Spektroom - Cabang olahraga Pencak Silat Sumbar mengawali laga hari pertamanya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri II 2025 Kudus dengan manis.

Menurunkan empat pesilat, di laga yang dilangsungkan Djarun Arena Kudus, tiga diantaranya melaju ke babak berikutnya.

"Alhamdulillah, ini awal yang bagus. Semoga kemenangan demi kemenangan berikutnya kembali diraih pesilat kita pada laga berikutnya," ujar Manajer Tim Silat Sumbar, Yasril, Jum'at (17/10/2025)

Satu-satunya kekalahan 'pendekar' Ranah Minang dialami Muhammad Zaki. Berlaga di kelas Tarung B Putra, Zaki harus mengakui keunggulan atlet silat asal DKI, M Azrul Fitrah Umar.

Sebenarnya, Zaki sempat memimpin di ronde pertama. Hanya saja, saat skor 16-1 untuk kemenangan Zaki, pesilat Sumbar itu dinyatakan melakukan pelanggaran telak. Akibatnya, Zaki mendapat hukuman pengurangan poin 15. Sebaliknya, lawan mendapat tambahan 8 poin.

Kondisi tersebut disinyalir membuat penampilan Zaki down. Kendati sempat bangkit, namun Zaki akhirnya kalah dengan skor 23-36.

"Semangat juang Zaki patut diacungi jempol dalam laga tadi. Kalau tidak terjadi pengurungan poin, dia akan menang telak. Kita layak memberi apresiasi buat Zaki," ungkap Oficial Silat Sumbar, Salmi Destiawan usai pertandingan.

Kekalahan pesilat di laga pertama, ternyata tidak membuat pesilat Sumbar yang tampil pada laga berikutnya patah arang. Justru sebaliknya, mereka tampil gemilang.

Fhadil Muhammad Akbar, pesilat Sumbar yang tampil pada laga berikutnya di Kelas C Putra, menang mudah atas pesilat asal Kalimantan Selatan, Ahmad Sobirin. Bisa dikatakan, pesilat jangkung Ranah Minang itu bukan tandingan lawannya.

Sukses Fhadil Muhammad Akbar, diikuti pesilat putri, Dwi Angraini. Bertarung di Kelas A Putri, Dwi menyudahi perlawanan pesilat Jambi, Mujadilah, juga dengan kemenangan mutlak.

Muhammad Farid, juga tidak mau kalah dengan dua rekan sebelumnya. Melawan pesilat Lampung, Alam Ratu di Kelas A Putra, pesilat Sumbar itu berhasil menang angka telak.

Cabang Pencak Silat PON Beladiri akan melanjutkan pertandingan pada hari Sabtu (18/10/2025). Sejumlah nomor pertandingan masih memainkan babak penyisihan.

Sumbar sendiri, menurunkan 10 pesilat terbaiknya di iven ini. Artinya, sebanyak enam pendekar Ranah Minang masih akan melakoni babak penyisihan pertama. (RRE/jiga/Humas KONI Sumbar)

Berita terkait

2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas
Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan  Berkarakter Daerah

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan Berkarakter Daerah

Bandarlampung - Spektroom: Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., mendukung penguatan peran arsitek dalam membangun Lampung yang maju dengan tetap mempertahankan identitas dan kearifan lokal. Arsitektur dinilai tidak hanya berperan dalam merancang bangunan, tetapi juga membentuk kawasan dan lingkungan yang mencerminkan karakter daerah. Hal

Anggoro AP