Hari Pertama Sekolah, Pemprov DKI Kerahkan 235 Bus Sekolah Layani 50 Rute, Keselamatan Pelajar Jadi Prioritas
Jakarta – Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan layanan transportasi bagi para pelajar berjalan optimal pada hari pertama Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/72026).
Sebanyak 235 unit Bus Sekolah dikerahkan untuk melayani 50 rute yang tersebar di lima wilayah kota administrasi DKI Jakarta guna membantu siswa tiba di sekolah dengan aman, nyaman, dan tepat waktu.
Kesiapan armada tersebut ditandai dengan pelepasan Bus Sekolah oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin, di Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS), Jakarta Timur, sekitar pukul 04.30 WIB.
Budi, mengatakan momentum awal tahun ajaran baru selalu menjadi periode dengan tingkat pergerakan kendaraan yang cukup tinggi di Ibu Kota. Oleh karena itu, Dinas Perhubungan tidak hanya memastikan seluruh armada Bus Sekolah siap beroperasi, tetapi juga menyiagakan personel di sejumlah ruas jalan dan kawasan sekolah untuk membantu pengaturan lalu lintas.
"Pada hari pertama masuk sekolah ini kami mengoperasikan 235 bus sekolah untuk melayani para pelajar di DKI Jakarta. Kami berpesan kepada seluruh awak bus agar selalu mengutamakan keselamatan," ujarnya.
Ditegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan layanan Bus Sekolah. Seluruh pengemudi dan petugas diwajibkan melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum beroperasi, memastikan kelengkapan fasilitas keselamatan, serta menjalankan tugas sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.
"Setiap armada juga harus tiba tepat waktu di titik penjemputan sehingga para pelajar tidak mengalami keterlambatan menuju sekolah. Awak bus pun diminta memberikan pelayanan yang ramah, santun, dan profesional agar para siswa merasa nyaman selama perjalanan," imbuhnya.
"Layanan Bus Sekolah tidak hanya melayani rute reguler dan kawasan zonasi sekolah, tetapi juga menghadirkan layanan khusus bagi pelajar penyandang disabilitas.
Dinas Perhubungan mengoperasikan Bus Sekolah Ramah Disabilitas yang melayani sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) serta Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) di Jakarta," ucapnya.
Dikatakan armada dilengkapi fasilitas pendukung, seperti lift kursi roda, ruang khusus bagi pengguna kursi roda, kursi prioritas, hingga petugas yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan inklusif kepada para pelajar berkebutuhan khusus.
Pemprov DKI Jakarta ingin memastikan bahwa seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh akses transportasi menuju sekolah tanpa terkecuali.
Layanan Bus Sekolah sendiri telah menjadi salah satu program transportasi publik gratis yang terus dikembangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Selain membantu meringankan beban biaya transportasi keluarga, keberadaan layanan ini, mendukung kelancaran aktivitas belajar mengajar dengan memberikan pilihan moda transportasi yang aman, nyaman, dan mudah diakses.