Implementasi Gerakan ASRI Jadi Rutinitas Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara

Implementasi Gerakan ASRI Jadi Rutinitas Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara
Gerakan ASRI oleh Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara di Sofifi (Foto:BKKBN Malut)

Spektroom – Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Maluku Utara terus membuktikan komitmen lingkungan melalui aksi nyata.

Tanpa seremoni, kemendukbangga/ BKKBN Malut konsisten mengimplementasikan Gerakan Aman, Sehat, Rindang, Indah (ASRI) sebagai rutinitas mingguan guna menciptakan budaya kerja dan lingkungan hidup yang sehat dan berkualitas. Setelah sebelumnya sukses menyisir kawasan Pantai dan Sungai Oba, kali ini giliran jantung Ibukota Sofifi yang menjadi sasaran aksi, Jumat (6/2/2026).

Personel BKKBN yang dipimpin Kepala Perwakilan dr. Victor Palimbong, M.K.M, AIFO-K didampingi Sekretaris BKKBN Ansar Jainahu, beserta seluruh jajaran pegawai turun langsung membersihkan drainase utama kota serta melakukan penanaman bibit pohon dan bunga untuk memperkuat sabuk hijau kota.
Kepala Perwakilan, dr. Victor menegaskan bahwa cinta lingkungan harus menjadi identitas dan karakter ASN. Bukan cuma sekedar seremonial dan omon-omon atau kegiatan yang bersifat musiman.

"Gerakan ASRI yang kami lakukan bukan sekadar omon-omon atau kegiatan seremonial semata. Ini adalah amanat Instruksi Presiden yang kami implementasikan setiap waktu. Tujuannya jelas menjadikan peduli lingkungan sebagai budaya di lingkup ASN perwakilan BKKBN MALUT," tegas dr. Victor.

BKKBN Maluku Utara berharap langkah kecil yang rutin dilakukan dapat memicu kesadaran kolektif individu, keluarga, masyarakat serta kelompok.

Berita terkait

Pelajari Strategi Inovasi Bisnis Berskala Global, Universitas Kristen Indonesia Miliki Program Studi Doktor Manajemen

Pelajari Strategi Inovasi Bisnis Berskala Global, Universitas Kristen Indonesia Miliki Program Studi Doktor Manajemen

Spektroom - Organisasi modern di berbagai sektor saat ini menghadapi tantangan strategis yang semakin kompleks, mulai dari tuntutan good governance, manajemen risiko, hingga kepatuhan dan keberlanjutan. Perubahan lingkungan bisnis yang dinamis serta disrupsi teknologi menuntut kehadiran pemimpin yang tidak hanya memiliki pengalaman praktis, tetapi juga landasan keilmuan yang kuat dan

Nurana Diah Dhayanti