Industri Asuransi Jiwa Tumbuh Positif pada Kuartal I 2026

Industri Asuransi Jiwa Tumbuh Positif pada Kuartal I 2026
Berlangsungnya acara Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Maret 2026 di Grha AAJI (Auditorium, Lt. 1), Jl. Fatmawati Raya No. 14 - Jakarta Selatan (Foto: Humas).

Jakarta- Spektroom : Industri asuransi jiwa nasional mencatat kinerja positif pada kuartal I 2026. Berdasarkan laporan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), premi bisnis baru tumbuh 5 persen menjadi Rp27,90 triliun, sementara jumlah tertanggung meningkat 20,9 persen menjadi 118,28 juta orang.

Ketua Dewan Pengurus AAJI, Albertus Wiroyo, mengatakan, sepanjang Januari-Maret 2026 industri asuransi jiwa membukukan total pendapatan sebesar Rp47,63 triliun. Pada periode yang sama, pembayaran klaim dan manfaat kepada masyarakat mencapai Rp38,73 triliun atau naik 1,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pertumbuhan ini menunjukkan industri tetap mampu menjaga keseimbangan antara pengembangan bisnis dan pemenuhan kewajiban kepada pemegang polis," katanya, Selasa (2/6/2026).

Dari sisi premi, produk asuransi jiwa tradisional masih menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp30,10 triliun. Sementara kanal bancassurance menjadi penyumbang premi terbesar sebesar Rp18,54 triliun, disusul kanal alternatif Rp14,44 triliun dan keagenan Rp14,29 triliun.

Ketua Bidang Literasi dan Perlindungan Konsumen AAJI, Wianto Chen, menjelaskan, pembayaran klaim kesehatan meningkat 15,3 persen menjadi Rp6,72 triliun, mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan kesehatan. Di sisi lain, klaim akhir kontrak melonjak 112 persen menjadi Rp10,45 triliun, sementara klaim surrender turun 30,4 persen menjadi Rp13,37 triliun.

Sementara itu, Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga, Regulator, Stakeholder Dalam Negeri dan Internasional AAJI, Handojo G. Kusuma menyebut total aset industri asuransi jiwa naik 5,8 persen menjadi Rp652,89 triliun dan total investasi tumbuh 5,7 persen menjadi Rp571,70 triliun.

"AAJI juga terus mendorong transformasi industri melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, sertifikasi tenaga pemasar, penguatan tata kelola, serta implementasi regulasi baru di sektor asuransi kesehatan dan syariah guna menjaga keberlanjutan industri serta meningkatkan kepercayaan masyarakat", ujarnya.

Berita terkait

Pesawat Militer AS Tuntaskan Perbaikan Darurat di Bandara Internasional Minangkabau

Pesawat Militer AS Tuntaskan Perbaikan Darurat di Bandara Internasional Minangkabau

Padang Pariaman-Spektroom : Sebuah pesawat militer Amerika Serikat (AS) jenis Lockheed C-130T Hercules telah menyelesaikan perbaikan teknis dan dinyatakan siap melanjutkan penerbangan setelah sempat melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatera Barat. Pesawat dengan 15 personel militer tersebut mendarat di BIM pada Senin, 25 Mei 2026, setelah mengalami gangguan

Diah Utami, Rafles
Presiden Prabowo Lakukan Pergantian Pimpinan Badan Gizi Nasional untuk Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Presiden Prabowo Lakukan Pergantian Pimpinan Badan Gizi Nasional untuk Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta-Spektroom : Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari dalam keterangan pers di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, (2/6/

Rafles
Hari Susu Nusantara 2026: Wujudkan Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

Hari Susu Nusantara 2026: Wujudkan Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

Jakarta-Spektroom: Hari Susu Nusantara (HSN) 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi susu sebagai bagian dari upaya membangun generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. Peringatan yang mengusung tema “Dengan Susu, Generasi Kuat, Indonesia Hebat” itu digelar melalui konferensi pers di Gedung Graha

Diah Utami, Buang Supeno