Inflasi Terkendali, ‎Pemprov Lampung Sukses Kawal Inflasi Lebih Rendah dari Nasional ‎

Inflasi Terkendali, ‎Pemprov Lampung Sukses Kawal Inflasi Lebih Rendah dari Nasional ‎
TPID Provinsi Lampung Ikuti Rakor TPID secara virtual (Foto Diskominfotik Lampung).

Spektroom - Provinsi Lampung berhasil mencatat deflasi sebesar -1,47 persen secara bulanan (month to month). Capaian ini menempatkan Lampung sebagai provinsi dengan deflasi terendah kedua di tingkat nasional.

‎Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan usai mengikuti  Rapat Koordinasi Pengendalian Inivlasi di Daerah secara virtual dari ruang Sungkai Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung, di Bandarlampung, Selasa (2/9/2025). 

Sekdaprov Marindo didampingi Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi Bani Ispriyanto dan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Lampung Rinvayanti sedangkan Rakor TPID itu sendiri berlangsung secara luring di Sasana Bhakti Praja Kemendagri Jakarta Pusat, diawali dengan evaluasi Mendagri atas Rakor Kepala Daerah terkait perkembangan situasi kamtibmas, pada Sabtu, 28 Agustus 2028.

Marindo Kurniawan - Sekdaorov Lampung (Foto Diskominfotik Lampung)

‎Sekdaprov menambahkan, angka inflasi Year to Date (tahun berjalan) ini memberikan gambaran mengenai inflasi akumulasi sejak 1 Januari 2025 hingga akhir bulan Agustus 2025, sehingga dapat menjadi indikator penting dalam memantau tren pergerakan harga sepanjang tahun berjalan.

‎Menurut Marindo, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari langkah strategis yang dijalankan Pemprov Lampung bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). 

Upaya menjaga kestabilan harga pangan, menjamin ketersediaan pasokan, serta memperlancar distribusi barang dinilai mampu menekan laju inflasi di daerah.

‎Adapun beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga sepanjang Agustus 2025 meliputi biaya pendidikan tingkat SMA dan SMP, tomat, cabai rawit, serta bawang putih. 

‎Sementara itu, komoditas yang masih memberikan andil terhadap inflasi antara lain bawang merah, beras, parfum, susu cair kemasan, dan produk perawatan seperti shampo.

‎‎Marindo menambahkan, meskipun terdapat tekanan inflasi dari beberapa komoditas, seperti bawang merah, emas perhiasan, biaya pendidikan perguruan tinggi, beras, dan tomat, secara umum kondisi inflasi Lampung tetap terkendali.

‎Bahkan, kontribusi empat daerah Indeks Harga Konsumen (IHK) yakni Bandar Lampung, Metro, Mesuji, dan Lampung Timur, menunjukkan pergerakan inflasi tahunan yang relatif rendah.

‎Marindo juga menegaskan bahwa Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak. Pemprov Lampung akan terus memperkuat program-program strategis, seperti operasi pasar murah, gerakan tanam pangan cepat panen, serta memperluas distribusi pangan lintas wilayah. 

‎‎"Kami optimistis dengan kerja sama yang solid, tren positif ini dapat terus dipertahankan demi menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung,” pungkas Marindo. (@Ng).

Berita terkait

Lounching Yubileum  Tarekat Maria Mediatrix,  Gubernur  Maluku  Soroti Lingkungan, Ekonomi, dan Persatuan

Lounching Yubileum Tarekat Maria Mediatrix, Gubernur Maluku Soroti Lingkungan, Ekonomi, dan Persatuan

Ambon-Spektroom : Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa secara resmi meluncurkan Yubileum 100 Tahun Tarekat Maria Mediatrix sebagai penanda dimulainya rangkaian perayaan satu abad pengabdian tarekat tersebut, dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat di Ambon. Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Gubernur Hendrik Lewerissa bersama Uskup Keuskupan Amboina Mgr Seno Ngutra, Wakil

Eva Moenandar, Julianto