Inovasi Cermin Cerdas Karya Mahasiswa ITS, Untuk Deteksi Kesehatan

Inovasi Cermin Cerdas Karya Mahasiswa ITS, Untuk Deteksi Kesehatan
Inovasi Hi Me! dari tim mahasiswa Departemen Teknik Biomedik ITS, cermin cerdas multisensor untuk skrining kesehatan terhadap delapan tanda vital tubuh / Foto : Humas ITS.

Spektroom - Bercermin kini tak lagi sekadar merapikan penampilan. Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menghadirkan Hi-Me!, cermin cerdas yang mampu membaca kondisi kesehatan tubuh hanya dalam waktu tiga menit.

Dikembangkan oleh Tiga Mahasiswa Departemen Teknik Biomedik ITS, Nehemy Davis Suryanto, Andi Lisnaini Ramadhani, dan Wean Harmiwan Bontong, Hi-Me! dirancang sebagai alat skrining kesehatan cepat berbasis multi-sensor dan Deep Learning. Cukup berdiri di depan cermin, delapan parameter vital tubuh dapat terdeteksi secara otomatis.

“Idenya berangkat dari persoalan antrean panjang pasien di fasilitas kesehatan. Kami ingin membuat alat skrining yang cepat, praktis, dan tetap akurat,” ujar Andi, Senin (12/1/2026).

Hi-Me! menggunakan lima sensor utama untuk mengukur Tinggi dan Berat Badan, Suhu Tubuh, laju pernapasan, serta denyut nadi. Tak berhenti di situ, tiga Model Deep Learning juga diterapkan untuk mengestimasi Tekanan Darah Sistolik–Diastolik dan Kadar Gula Darah secara Non-Invasif, tanpa jarum atau pengambilan sampel darah.

Seluruh proses pengukuran delapan Parameter Vital tersebut hanya memakan waktu sekitar tiga menit, jauh lebih singkat dibanding pemeriksaan manual di fasilitas Kesehatan.

Uniknya, Hi-Me! juga dilengkapi Sistem Rekam Medis Elektronik (EMR) berbasis web. Data hasil pemeriksaan bisa disimpan dan diakses secara Daring oleh pengguna, tanpa harus terhubung langsung dengan Sistem Rumah Sakit.

“Dengan satu alat, Tenaga Medis bisa mendapatkan data awal kondisi pasien secara lengkap. Ini sangat membantu efisiensi pelayanan,” jelas Andi.

Meski menjanjikan, tim pengembang mengakui Hi-Me! masih membutuhkan pengembangan lanjutan sebelum diterapkan secara luas. Saat ini, kesiapan alat baru mencapai sekitar 50 persen dan masih memerlukan peningkatan akurasi model Deep Learning , Kalibrasi Sensor lanjutan, serta Sertifikasi Medis.

“Ke depan kami ingin Hi-Me! bisa digunakan oleh semua kelompok usia dan siap diterapkan di fasilitas kesehatan,” kata Wean.

Mengusung slogan Your Health, Reflected in Seconds, Hi-Me! menjadi gambaran bagaimana teknologi dapat mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat secara cepat dan inklusif. Inovasi ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Kesehatan yang baik dan inovasi berkelanjutan.

Lewat Hi-Me!, Mahasiswa ITS membuktikan bahwa masa depan layanan Kesehatan bisa dimulai dari hal sederhana, bercermin.(Agus Suyono)

Berita terkait

Camat Bungku Kabupaten Morowali  meraih Gelar  Doktor di Program pascasarjana UMI Makassar

Camat Bungku Kabupaten Morowali meraih Gelar Doktor di Program pascasarjana UMI Makassar

Spektroom - Kinerja aparatur sipil negara merupakan faktor kunci dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan.publik.Ditengah tuntutan reformasi birokrasi,globalisasi dan digitalisasi layanan Aparatur sipil negara tidak hanya di tuntut bekerja secara administratif,namun juga harus mampu menunjuķkan kinerja yang produktif,adaptif dan berorientasi. Camat Bungku Kabupaten Morowali

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
Dan Dim 1425 Jeneponto Pastikan Koperasi Merah Putih Desa Bungeng  Siap Operasional

Dan Dim 1425 Jeneponto Pastikan Koperasi Merah Putih Desa Bungeng Siap Operasional

Spektroom - Tahapan pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Bungeng, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, resmi dituntaskan setelah seluruh pekerjaan fisik dinyatakan selesai 100 persen. Rampungnya pembangunan tersebut mendapat perhatian langsung dari Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa yang turun meninjau kondisi koperasi pada Jum'at, (30 /1/2026)

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti