Trending

IPSI Ponorogo Targetkan Juara Umum Kejurprov Pencak Silat

IPSI Ponorogo Targetkan Juara Umum Kejurprov Pencak Silat
Peserta Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Ponorogo di Gedung Bulutangkis Reog (ft Kominfo).

Madiun-Spektroom : Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun berhasil sebagai juara umum pada Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Ponorogo yang berlangsung di Gedung Bulutangkis Reog pada 10-11 April 2026. PSHT Madiun memperoleh 15 medali emas, 5 perak, dan 3 perunggu. Kemudian posisi kedua diraih Tapak Suci dengan 6 emas, 5 perak, dan 2 perunggu, disusul Persinas Asad di posisi ketiga dengan 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Kejurkab Ponorogo yang diikuti oleh 110 atlet dari 14 perguruan silat ini sebagai persiapan untuk menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pencak Silat Jawa Timur. Menurut Ketua IPSI Ponorogo Miseri Efendi, pihaknya sudah menyiapkan training center (pemusatan latihan) bagi para peraih medali emas kejurkab. Dia menyatakan optimistisnya bahwa Ponorogo bisa unggul dalam Kejurprov Pencak Silat Jatim. “Kejurkab menjadi langkah awal untuk menuju prestasi di tingkat kejuaraan yang lebih tinggi,” katanya. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim tahun 2025 lalu, prestasi cabang olahraga (cabor) silat Ponorogo cukup membanggakan dengan raihan 2 medali emas dan 1 perunggu. Miseri berhitung pemusatan latihan selama satu bulan sudah cukup untuk menyiapkan atlet bertanding di kejurprov. “Target kita juara umum kejurprov meskipun persaingan semakin ketat,” ujarnya. Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengapresiasi semangat IPSI dan perguruan silat yang hendak mengharumkan nama daerah lewat prestasi. Ia menyebut pembinaan di setiap perguruan yang berlanjut di IPSI selaku induk cabor akan melahirkan atlet pencak silat berprestasi. “Kejurkab sebagai sarana penting menjaring bibit-bibit atlet potensial,” ungkapnya saat hadir di acara penutupan. Menurut Lisdyarita, pencak silat tidak hanya sebagai cabang olahraga, namun juga warisan budaya bangsa. Pencak silat mengajarkan disiplin, sportivitas, dan budi pekerti. “Nilai-nilai luhur dalam pencak silat menjadi pegangan tidak hanya di arena pertandingan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda,” ungkapnya.

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Banyuwangi-Spektroom :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di kelurahan dan kecamatan, di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani meminta kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seperti melayani dengan ramah dan senyuman,

Julianto
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP